Mewahnya Hotel Berlapis Emas di Vietnam, Pembangunannya Telan Biaya Rp2,8 Triliun!

0
2300

Sebuah hotel mewah di Hanoi, ibu kota Vietnam menawarkan fitur unik yang bakal menarik pelancong dengan selera mahal maupun pejalan yang menginginkan akomodasi yang tak biasa untuk ditinggali.

Ya, hotel bernama Dolce by Wyndham Hanoi Golden Lake ini diklaim sebagai hotel berlapis emas pertama di dunia. Dari eksterior, lobi, infinity pool, hingga shower, bathtub, dan toilet di dalam kamar, semuanya dilapisi emas 24 karat. Tak ketinggalan, cangkir-cangkir dan peralatan makannya pun serbaemas.

Total emas yang digunakan untuk melapisi bangunan ini mencapai satu ton. Tak heran bila pembangunan hotel tersebut menelan biaya 200 juta dolar AS, atau sekitar 2,8 triliun rupiah.

Namun, jumlah ini sebenarnya terbilang wajar, atau bisa jadi malah relatif lebih murah, mengingat emas tersebut dipasok secara lokal untuk mengurangi biaya. “Grup hotel kami memiliki pabrik yang dapat memproduksi barang-barang berlapis emas, sehingga biaya untuk peralatan dan perabotan di hotel ini terbilang cukup murah,” kata Nguyen Huu Duong, Chairman Hoa Binh Group.

Dimiliki oleh Hoa Binh Group dan dikelola oleh Wyndham Hotels & Resorts yang berpusat di AS, bangunan hotel ini tampak sangat kontras dengan deretan bangunan era-Soviet di sekitarnya yang termakan cuaca. “Saat ini, tidak ada hotel lain di dunia yang seperti ini,” kata Duong.

Tertarik menginap di sini? Anda mesti mengeluarkan uang setidaknya 250 dolar AS atau sekitar 3,6 juta rupiah per malamnya. Meski mahal untuk ukuran orang Vietnam pada umumnya, hotel seperti ini jelas akan menarik bagi para penduduk yang kaya, yang mendambakan hidup beberapa malam seperti Donald Trump, Presiden AS yang terkenal akan kecintaannya terhadap semua hal yang berkilauan – atau para pelancong yang ingin merasakan hidup bagai sultan di dalam bangunan bergelimang emas.

Vietnam berhasil menahan laju penyebaran virus corona dengan hanya sekitar 350 kasus dan tanpa laporan kematian. Duong mengatakan jika bukan karena pandemi, hotel ini kemungkinan sudah penuh dipesan oleh tamu internasional.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here