4 Fenomena Cahaya yang Tak Kalah Memesona dari Aurora Borealis

Selain Aurora Australis dan Aurora Borealis yang umumnya terjadi di dataran tinggi, ada fenomena cahaya lainnya yang tak kalah menarik di planet ini. Bila Anda termasuk penyuka fenomena cahaya, berikut beberapa di antaranya yang menarik untuk dijelajahi.

  • Pilar Cahaya

Merupakan sebuah fenomena optik yang terjadi ketika kristal es di atmosfer membiaskan cahaya vertikal, pilar cahaya biasanya ditemukan di kota-kota yang cukup terang, dengan lampu-lampu di jalanan sebagai sumber cahaya. Namun bahkan bila hanya ada secercah cahaya bulan atau matahari, fenomena ini dapat terjadi, dengan warna yang akan mengikuti sumber cahaya. Kondisi cuaca juga harus sempurna agar kristal es dapat terbentuk dan muncul di udara.

Biasanya, fenomena ini terjadi dalam cuaca yang sangat dingin dan tidak ada angin. Pilar cahaya sering terlihat di beberapa negara seperti Finlandia, Amerika, Kanada, dan Rusia.

  • Bioluminescence

Berbagai jenis ganggang dan beberapa krustasea bersinar terang untuk mempertahankan diri dari pemangsa di laut. Mekanisme pertahanan alami ini begitu indah sehingga banyak para pelancong yang terpesona ketika melihat perairan biru yang berkilauan di malam hari.

Perairan yang menampilkan fenomena ini dapat ditemukan di seluruh dunia, termasuk Tusan Beach di Malaysia, Toyama Bay di Jepang, Tasmania di Australia, dan Mosquito Baydi Puerto Rico. Untuk mengabadikannya, pastikan membawa kamera dan tripod, dan berharaplah ada sedikit cahaya bulan, sehingga hasil fotonya pun dapat menangkap keindahan laut yang berkilauan di malam hari ini dengan baik.

  • Parhelion

Dikenal juga sebagai sun dog, mock sun (matahari semu), atau phantom sun (matahari bayangan), parhelion adalah fenomena optik yang menampakan sinar matahari yang terkonsentrasi di langit, sekitar 22 derajat dari kanan atau kiri matahari. Fenomena ini juga terlihat di kedua sisi matahari ketika cahaya matahari menembus sekumpulan lempeng kristal es berbentuk heksagonal yang tersusun secara horisontal di awan sirus.

Fenomena ini dapat terlihat ketika matahari dekat cakrawala. Beberapa di antaranya ada yang berwarna merah di bagian dalam dan biru di bagian luar. Karena kemunculannya tak dapat diprediksi, Anda termasuk orang yang beruntung kalau pernah melihatnya!

  • Glowworm Caves

Dari Gua Waipu dan Waitomo di Pulau Utara hingga Gua Metro (atau Gua Te Ananui di Paparoa National Park) dan Te Anau di Pulau Selatan, pelancong dapat menikmati keindahan gua gelap yang diterangi oleh jutaan cacing Arachnocampa luminosa, spesies cacing yang hanya ada di Selandia Baru dan dapat memendarkan cahaya biru.

Biasanya, gua-gua ini menyediakan tur bersama pemandu agar pengunjung dapat mengeksplorasinya sambil mendengarkan penjelasan mengenai sejarah gua, stalaktit dan stalagmit, fosil, dan makhluk gua. Anda juga bisa naik kereta melalui hutan dan tebing batu, kemudian mendaki singkat untuk memasuki gua di Paparoa National Park.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here