Menggapai Puncak Manglayang via Baru Beureum, Cocok untuk Pendakian Sehari

Foto: Instagram @rbihsan

Setinggi 1.818 mdpl, Gunung Manglayang yang terhampar di Kabupaten Bandung dan Sumedang tak hanya memiliki panorama alam yang indah, namun juga jalur pendakian yang singkat. Karena itulah gunung ini terutama cocok untuk lokasi pendakian sehari dengan durasi menuju puncak yang cukup singkat, yakni 2-3 jam saja.

Ada beberapa jalur pendakian yang ada di Gunung Manglayang, dengan salah satunya yang paling favorit adalah jalur Baru Beureum. Letak base camp-nya ada di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, sekitar satu jam berkendara dari pusat kota Bandung.

Foto: Dok. Google Maps/Dicky Maulana

Di awal perjalanan, kamu akan menjumpai hamparan kebun jeruk nipis, selain juga aliran air sungai kecil. Berhati-hatilah melangkah, terutama bila mendaki di malam hari. Pasalnya, kamu tak hanya melewati jalur air, namun juga akar besar dan pohon tumbang yang bertebaran.

Tak hanya itu, medannya pun terus menanjak dari awal hingga puncak, hanya sedikit yang berupa jalan datar. Kalau sehabis atau sedang hujan, jalan tersebut tentu sangat licin, jadi pastikan selalu waspada dan kenakan alas kaki antiselip.

Tanpa pos pendakian, kamu bisa terus mendaki sejauh sekitar 7 km hingga tiba di puncaknya. Kalau ingin beristirahat di tengah jalan, kamu bisa memanfaatkan medan datar ataupun batang pohon tumbang yang ada di sepanjang jalur sebagai tempat duduk.

Foto: Dok. Google Maps/Nur Muklisah

Gunung Manglayang memiliki dua puncak, yakni Puncak Bayangan dan Puncak Manglayang. Pemandangan terbuka hanya dapat terlihat dari Puncak Bayangan, sementara di Puncak Manglayang hanya bisa melihat rimbunnya hutan.

Karena itu, kebanyakan pendaki juga memilih untuk bersantai di Puncak Bayangan. Tak sedikit pula yang memanfaatkan area di puncak tersebut untuk berkemah. Setidaknya area tersebut dapat menampung 5-8 tenda.

Foto: Instagram @hayulahgaskeun

Sembari berkemah, kamu bisa menikmati indahnya hamparan kota Bandung dari ketinggian. Bila langit sedang cerah, kamu juga bisa menyaksikan milky way yang menawan di malam hari.

Keesokan paginya setelah melihat matahari terbit, kamu bisa bersiap-siap untuk turun kembali ke base camp. Tergantung pilihan, kamu bisa langsung pulang ke rumah masing-masing, atau melanjutkan berkemah satu malam lagi di Baru Beureum.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here