Musim Hujan Datang, Lakukan Hal Ini Agar Tetap Aman Saat Bersepeda

Musim hujan di tahun ini datang lebih awal di bulan September. Meski demikian, jangan sampai hal ini mengganggu rutinitasmu, terutama untuk yang terbiasa menggunakan sepeda sebagai moda transportasi ataupun untuk aktivitas olahraga.

Biar tetap aman dan nyaman bersepeda di musim hujan, simak dulu yuk tips berikut ini.

  1. Kenakan jaket antiair

Jas hujan memang bisa melindungi tubuh saat hujan. Namun, bila hujannya cukup deras, jas hujan saja tak cukup. Kamu mesti mengenakan jaket antiair dengan beberapa fitur penting.

Pertama, kerahnya cukup tinggi sehingga dapat mencegah air hujan menetes ke bagian dalam pakaian. Kemudian, bagian bawahnya cukup panjang untuk menangkis cipratan air. Sementara bagian tangannya pun mesti benar-benar menutupi sehingga tidak ada celah yang terbuka antara pergelangan tangan dengan sarung tangan.

Akan lebih baik lagi bila jaket tersebut memiliki kantong tersembunyi untuk menampung peralatan elektronik kecil, seperti smartphone, agar tetap aman dari air.

Pastikan pula jaket tersebut ringan, namun dapat menahan air maupun angin. Selain itu, cek apakah materialnya breathable untuk memastikan tubuh tidak basah kuyup karena keringat.

  1. Lindungi kepala

Di musim panas, helm dengan banyak ventilasi udara akan membuat kepala tetap sejuk. Namun helm semacam ini tak akan banyak membantu untuk mencegah air hujan masuk.

Karena itu, kamu bisa mengenakan topi sepeda di bawah helm untuk sekaligus menghalau air hujan agar tidak mengalir ke area mata. Topi ini juga berguna untuk menghangatkan kepala saat bersepeda di cuaca yang dingin.

  1. Atur tekanan ban

Menorobos hujan dan melalui jalan dengan genangan air yang licin ataupun jalur tanah yang melunak tentu sulit dilakukan bila setting-an sepeda yang digunakan tidak tepat. Karena itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, seperti mengatur tekanan ban untuk kontrol yang lebih baik. Siapkan pula ban cadangan dan pompa untuk berjaga-jaga bila ban bocor.

  1. Gunakan lampu dan spakbor

Semakin deras hujan turun, semakin berkurang pula jarak pandang. Karena itu, kamu perlu menggunakan lampu sepeda maupun jaket atau tas yang dilengkapi dengan material reflektif agar terpantau oleh pengendara lain.

Selain itu, pertimbangkan pula memakai spakbor. Pasalnya, air dan lumpur yang mengenai tubuh biasanya lebih banyak disebabkan karena ban belakang. Tak hanya itu, cipratan kotoran tersebut bisa saja mengenai lampu sepeda, sehingga menutupi pencahayaan dan bisa berakibat buruk.

  1. Kenali kemampuan diri

Melibas jalan saat hujan turun tentu membutuhkan keahlian maupun kesiapan diri. Jangan sampai karena ngotot bersepeda malah merugikan diri sendiri maupun orang lain. Bila hujan turun deras dan tak yakin bisa melaluinya, kamu bisa berhenti sejenak di tempat yang teduh. Selain itu, pastikan untuk mengurangi kecepatan saat bersepeda untuk meminimalkan risiko.

  1. Cuci sepeda

Sepulangnya bepergian, jangan malas dan pastikan untuk selalu membersihkan sepeda dari kotoran yang menempel. Bila sudah kering, kotoran tersebut akan lebih susah dibersihkan. Tak hanya itu, hal ini penting dilakukan untuk menjaga performa sepeda dan agar komponen sepeda dapat bertahan lebih lama.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here