Berburu Foto di Graha Maria Annai Velangkanni, Gereja Tamil di Medan

Masyarakat Tamil yang turun-temurun menghuni Medan memberikan warna unik pada kota multikultur ini, baik dalam segi kuliner maupun arsitektur bangunannya.

Salah satunya adalah Graha Maria Annai Velangkanni yang terletak di kawasan permukiman, atau tepatnya di Jl. Sakura III No. 7-10, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Buat yang belum pernah kemari, jangan terkecoh dengan tampilan arsitekturnya ya! Sepintas, bangunan tersebut lebih mirip kuil Hindu. Namun sebenarnya bangunan tersebut merupakan gereja Katolik yang mengadaptasi arsitektur India-Mughal.

Bangunannya terdiri dua lantai, dengan lantai dasar merupakan aula, tempat beribadah, dan balkon dengan belasan jendela kaca patri. Sementara di lantai dua, kamu bisa menjumpai patung Annai Velangkanni dan putranya setinggi dua meter yang didatangkan dari India.

Foto: Dok. Google Maps/Chee Chiew

Graha Maria Annai Velangkani sendiri berarti Bunda Kami Sang Pemberi Kesehatan. Desain uniknya terbentuk karena awalnya gereja ini digunakan beribadah bagi umat Katolik Tamil yang ada di Medan.

Tak sembarangan dibuat, masing-masing ornamen dan pewarnaan pada bangunan tersebut memiliki makna tersendiri. Misalnya, jendela kaca patri yang berderet pada bangunan tersebut mengisahkan hidup Yesus.

Kemudian, tujuh tingkat menara di atas bangunan tersebut menggambarkan surga. Sementara tiga kubahnya melambangkan Tritunggal. Karena banyaknya detail yang menarik inilah, kunjungan ke sini tak bisa dalam waktu singkat.

Pendirinya, Pastor James Bharataputra S.J., menyatakan bahwa Graha Maria Annai Velangkani terbuka untuk siapa saja yang ingin datang untuk beribadah ataupun sekadar mengagumi bangunan unik tersebut. Tak ada biaya masuk untuk mengaksesnya, dan kamu bebas menjelajahinya kapan saja dan selama apa pun. Namun bila hanya sekadar berkunjung, jangan sampai mengganggu umat yang sedang beribadah ya.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here