Nuansa Riung Gunung, Camping dengan View Perkebunan Teh

Foto: Instagram @sobar_rdn

Perkebunan teh di Pangalengan, Bandung Selatan sudah lama terkenal karena panoramanya yang mengesankan. Kawasan tersebut juga memiliki beberapa tempat wisata yang bisa menjadi spot terbaik untuk menyaksikan keindahannya.

Nah, kalau ingin sekalian camping dengan view perkebunan teh, kamu bisa menuju Wisata Nuansa Riung Gunung. Lokasinya di Kampung Riung Gunung, Desa Pulosari, atau bisa ditempuh dengan dua jam berkendara dari pusat kota Bandung.

Foto: Dok. Google Maps/_kopites_man iman

Tempat ini tak hanya menyajikan hamparan luas perkebunan teh dengan latar perbukitan, namun juga menawarkan fasilitas berupa jembatan kayu yang dibangun di atasnya. Jembatan inilah yang kerap digunakan untuk spot foto dengan latar alam yang begitu memanjakan mata.

Menariknya lagi, kamu bisa berkemah di camping ground yang terletak di samping perkebunan teh tersebut. Ditemani pemandangan indah, kamu bakal menikmati pengalaman camping di sana dengan suasana yang asri dan udara yang sejuk khas dataran tinggi.

Foto: Instagram @rivaldi837

Untuk memudahkan, kamu bisa membawa sendiri perlengkapan berkemah maupun perbekalannya. Namun kalaupun tak ada, kamu bisa menyewa tenda beserta perlengkapannya di lokasi. Biaya sewa tenda Rp200.000 untuk paket hemat dan Rp400.000 untuk paket lengkap. Sementara biaya tiket masuk Rp10.000 dan tiket camping Rp25.000.

Fasilitasnya cukup lengkap, dari area pakir, gazebo, hingga toilet yang cukup bersih. Kamu bahkan bisa menyewa hammock untuk bersantai menikmati keindahan alam sekitar.

Foto: Instagram @sigotik91

Kalau tak berkemah, kamu bisa datang sedari pagi, sekitar pukul 06:00, atau bahkan sebelumnya untuk menikmati pemandangan matahari terbit. Selain untuk menghindari keramaian, sore hari biasanya mendung dan berkabut.

Perjalanan kemari melalui medan berbatu dan sedikit rusak. Jadi pastikan kendaraan dalam kondisi prima ya. Walaupun mesti ekstra berhati-hati, kamu bakal dimanjakan pemandangan alam yang indah di sepanjang perjalanan.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here