Wisata Gunung Bromo dan Pendakian Semeru Dibuka Lagi, Wajib Bawa Surat Keterangan Sehat

Kabar baik bagi penyuka wisata gunung. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru melalui akun Instagram resminya, @bbtnbromotenggersemeru, menyatakan telah membuka kembali wisata Gunung Bromo maupun pendakian Gunung Semeru mulai 24 Mei.

Sebelumnya, kegiatan wisata Gunung Bormo dan pendakian Gunung Semeru ditutup sementara pada 13-23 Mei 2021. Hal ini dilakukan guna meminimalkan risiko penyebaran Covid-19 selama liburan Lebaran.

Pengunjung yang sudah tak sabar lagi mengunjungi kawasan Gunung Bromo maupun melakukan pendakian di Gunung Semeru wajib melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum kunjungan. Selain itu, mereka wajib mematuhi beberapa syarat dan ketentuannya.

Untuk pengunjung kawasan Gunung Bromo, mereka wajib datang dalam kondisi sehat dan menunjukkan surat keterangan sehat resmi dari dokter atau hasil rapid test yang masih berlaku. Pengunjung di atas usia 60 tahun maupun yang sedang hamil dilarang masuk.

Selama di lokasi, pengunjung wajib mengenakan masker, menjaga jarak, dan tidak membuat kerumunan. Selain itu, mereka harus membawa hand sanitizer serta kresek kecil berwarna kuning untuk membuang masker. Nantinya, kresek tersebut bersama sampah lainnya wajib dibuang pada tempatnya.

Kuota pengunjung di masing-masing lokasi wisata dibatasi dengan rincian sebagai berikut. Bukit Cinta 56 orang per hari, Bukit Kedaluh 172 orang per hari, Penanjakan 339 orang per hari, Mentigen 200 orang per hari, dan Savana Teletubbies 867 orang per hari.

Untuk pendakian Gunung Semeru, pengunjung wajib mendaki bersama kelompok kecil berisikan 4-7 orang. Calon pendaki diharapkan tiba di Ranupani minimal 3 jam sebelum keberangkatan. Waktu check-in adalah pukul 08:00-14:00 dengan waktu keberangkatan maksimal pukul 15:00.

Selain membawa perlengkapan pribadi sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19, calon pendaki juga wajib membawa surat keterangan sehat yang berlaku paling lama tiga hari sebelum hari pendakian.

Kuota pendakian 130 orang per hari untuk pendakian reguler dan 170 orang per hari untuk pendakian reschedule. Batas lama pendakian adalah 3 hari 2 malam. Batas aman pendakian yang direkomendasikan adalah di Kalimati.

Registrasi kunjungan Gunung Bromo maupun pendakian Gunung Semeru hanya secara daring melalui situs bromotenggersemeru.org. Di situs yang sama, kamu bisa melihat syarat dan ketentuannya secara lengkap.

Tiket wisata Gunung Bromo Rp29.000 di hari kerja dan Rp34.000 di hari libur. Sementara tiket pendakian Gunung Semeru Rp19.000 per hari di hari kerja dan Rp24.000 per hari di hari libur.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here