Jarang Diketahui Turis, Ini Destinasi Pantai Terbaik di Turki

Walau belum seterkenal Yunani yang memiliki pulau-pulau tropis yang kerap didatangi para selebriti, kota-kota berikut di Turki menawarkan resor tepi pantai yang eksklusif berkat letaknya yang diapit Laut Mediterania di selatan dan Laut Hitam di utara.

  • Kas

Berada di Provinsi Antalya, Kas (baca: kash) yang dulunya merupakan desa nelayan kini telah menjelma menjadi destinasi utama para wisatawan yang ingin menikmati resor-resor tepi pantai yang eksklusif. Bila tidak sedang bermain air, telusurilah jalan sempit berbatunya yang dihiasi rumah-rumah bergaya Ottoman. Pantai-pantainya sendiri dihiasi batu yang menyajikan latar dramatis untuk berfoto. Jangan lewatkan menikmati aneka hidangan laut segar di Sultan Gardens yang memiliki menu khas berupa cumi isi bayam dan udang.

  • Kalkan

Kota di tepi Laut Mediterania ini memang sudah tak terasa lagi autentisitasnya seperti Kas, namun bila ingin mencari resor-resor mewah tepi pantai, di sinilah tempatnya. Dengan lebih dari 200 restoran, Kalkan memiliki jumlah restoran terbanyak per kilometer persegi dibandingkan tempat-tempat lain di Turki. Ingin makan di bistro mungil yang dikelola keluarga setempat sejak turun-temurun hingga restoran mewah yang menyajikan pemandangan pantai dari ketinggian, semua ada di sini. Disarankan untuk memilih akomodasi di atas bukit yang memiliki infinity pool menghadap pantai.

  • Olympos (Lycia)

Pulau bekas kota kuno Lycia ini menawarkan resor-resor pantai yang dikelilingi reruntuhan bersejarah. Karena merupakan situs arkeologi, pemerintah melarang para operator wisata untuk membuat bangunan pemanen di sini, sehingga kemudian muncul beragam akomodasi unik berupa rumah pohon atau kabin kayu. Sejak itulah Olympos terkenal akan akomodasi rustic yang menyatu dengan alam sekitarnya. Banyak turis Eropa yang kerap menyewa cottage di sini untuk ditinggali berminggu-minggu dan bahkan berbulan-bulan, karena siapa pun tak ingin meninggalkan Olympos.

  • Antalya

Antalya mirip Kas, Kalkan, dan Olympos, hanya saja kota ini lebih kaya sejarah dan budaya, berhubung di masa lalu Antalya pernah menjadi ibu kota Turki. Selain bersantai di kafe outdoor yang berjajar di pantai-pantainya, pesona Antalya terletak pada kota tuanya (disebut Kaleici oleh masyarakat setempat). Kaleici terdiri dari gang-gang sempit yang seru untuk menyesatkan diri di antara deretan rumah-rumah yang menyisakan jejak Romawi, Byzantium, dan Ottoman. Siapa pun tak akan melewatkan reruntuhan Rowawi, menara jam Ottoman, dan minaret masjid kuno.

  • Amasra

Terletak di pesisir utara Turki yang berbatasan dengan Laut Hitam, walau ramai turis, jarang ada turis Eropa dan Amerika yang ke sini, sehingga suasananya pun lebih autentik. Banyak yang dapat dilakukan di kota pantai ini, antara lain mengunjungi gereja dari abad kesembilan semasa Byzantium yang kemudian diubah menjadi masjid, kastel Romawi dengan dinding Byzantium, serta Monumen Bird’s Rock peninggalan Romawi dari abad pertama.

  • Ayvalik

Kota di tepi Laut Aegea ini didominasi penduduk keturunan Yunani karena merupakan pemukiman warga Yunani. Barulah pada 1923 warga Turki yang bermukim di Pulau Kreta pindah ke sini. Kini pulau ini tetap terasa bagai di Yunani ketimbang di Turki. Selain mengunjungi gereja dan biara di sela-sela bersantai di Pantai Sarimsakli yang dipenuhi hotel dan restoran, jangan lupa manjakan diri di berbagai gerai spa yang tersebar di sini.

  • Alacati

Kota santai di pesisir barat Turki ini dipenuhi jalan berbatu yang dipenuhi kafe, restoran, butik hotel yang menawan. Alaçati terkenal akan arsitektur, ladang anggur, dan kincir anginnya yang eksotis, selain pernah menyandang predikat sebagai kota terbaik untuk melakukan windsurfing dan kitesurfing, berkat anginnya yang stabil dan perairannya yang jernih sepanjang tahun.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here