Menurut UNWTO, 40 persen dari seluruh destinasi di dunia telah melonggarkan perbatasan mereka untuk pariwisata internasional sebagai respons terhadap pandemi Covid-19 global.
Singapura dan Malaysia akan segera membuka perjalanan lintas batas untuk kelompok tertentu, termasuk penduduk yang memegang izin imigrasi jangka panjang untuk keperluan bisnis dan pekerjaan.
Jepang akan menyediakan versi daring kuesioner kesehatan yang harus diisi pendatang asing sebelum memasuki negara tersebut, yang bertujuan untuk memudahkan proses kontrol imigrasi.
Seiring pembukaan kembali destinasi wisata, Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan larangan masuk bagi wisatawan yang berasal dari zona merah atau hitam Covid-19.
Tiaki Promise secara aktif mendorong wisatawan untuk menikmati atraksi wisata sambil menjaga alam dan lingkungan, agar dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya.