Tips Mendaki di Gunung Sibayak untuk Pemula

Foto: Instagram @aamrynt

Bagi pemula yang ingin mencoba mendaki gunung, Gunung Sibayak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan ketinggian 2.212 mdpl, Gunung Sibayak memiliki jalur pendakian yang relatif mudah dan tidak terlalu curam, sehingga cocok untuk mereka yang baru mulai melakukan pendakian.

Namun tentu saja jalur pendakian tersebut tidak bisa diremehkan. Sebelum memulai pendakian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut adalah beberapa tips mendaki di Gunung Sibayak untuk pemula.

Foto: Instagram @adhanhsb

1. Persiapkan diri dengan baik

Persiapan ini tak hanya sebatas fisik dan stamina ataupun logistik. Kenakan juga perlengkapan yang nyaman, seperti sepatu khusus mendaki. Siapkan pula pakaian hangat dan jas hujan untuk mengantisipasi cuaca buruk.

2. Sewa pemandu lokal

Buat pemula, sewa pemandu lokal saat mendaki di Gunung Sibayak sangat direkomendasikan. Pemandu dapat membantu menunjukkan jalur pendakian yang lebih mudah, selain memberikan informasi menarik tentang tempat-tempat di sepanjang jalur pendakian.

Foto: Instagram @ahmadmansurialkindii

3. Tentukan rute pendakian

Ada tiga rute pendakian resmi di Gunung Sibayak, dengan jalur via Desa Semangat Gunung sebagai jalur yang diklaim paling mudah dan kerap dipilih oleh pemula. Namun letak Desa Semangat Gunung ini agak jauh dari pusat kota, yakni sekitar 15 km dari Berastagi.

Bila ingin yang lebih dekat dari pusat kota, kamu bisa memilih Desa Jarang Uda yang berjarak 3 km dari Berastagi. Namun trek pendakiannya lebih panjang dibanding trek via Desa Semangat Gunung.

Foto: Instagram @alenaagtg

Jalur lainnya adalah Jalur 54 yang terbilang paling sulit dan menantang. Buat pemula, hindari jalur ini karena kondisi treknya yang terjal dan berbahaya.

4. Mulai pendakian di pagi hari

Mulailah pendakian di pagi hari agar kamu bisa menikmati pemandangan yang indah di Gunung Sibayak tanpa terganggu oleh teriknya sinar matahari. Selain itu, memulai pendakian lebih awal juga memberikan lebih banyak waktu untuk istirahat dan menjelajahi tempat-tempat menarik di sepanjang jalur pendakian.

Foto: Instagram @piann__0

Bila ingin berburu matahari terbit tanpa harus menginap, kamu bisa melakukan pendakian mulai pukul 02:00. Saat cuaca cerah, kamu bisa melihat keindahan terbitnya mentari lengkap dengan panorama lembah di sekitarnya.

5. Jangan tinggalkan jejak

Sebelum mendaki, jangan lupa membawa kantong dan membawa pulang kembali sampah. Jangan mengotori dan merusak lingkungan maupun melakukan vandalisme. Kalau perlu, bawa botol minum sendiri untuk mengurangi sampah plastik selagi di perjalanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here