Camping Asyik di Bukit Lamreh dengan View Laut Lepas

Dengan akses yang mudah dari berbagai kota di Indonesia, Banda Aceh merupakan salah satu tujuan liburan akhir pekan favorit selain Bali dan Yogyakarta. Tak hanya terkenal dengan kulinernya, kota ini juga menyimpan sejumlah atraksi wisata yang bisa ditempuh tanpa harus berkendara jauh.

Salah satunya adalah Bukit Lamreh yang terletak di Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, sekitar satu jam berkendara dari Banda Aceh. Bukit yang terbentuk dari batuan karst ini menyuguhkan pemandangan laut lepas dengan Pulau Weh yang terlihat di kejauhan.

Foto: Instagram @albar_rusman

Ketimbang destinasi lainnya di Aceh, nama bukit ini memang masih asing di kalangan wisatawan. Namun karena itu jugalah suasananya begitu alami, selain terasa eksklusif karena tak banyak pengunjung yang datang kemari.

Alasan lainnya adalah karena akses menuju bukit ini cukup menantang, dengan jalur tanah yang bercampur bebatuan. Karena itu, disarankan menuju tempat ini dengan naik motor trail agar perjalanan lebih nyaman. Pastikan pula kendaraan, terutama ban, dalam kondisi prima dan bensin terisi penuh.

Foto: Instagram @kosalbagosal

Bermodalkan Google Maps, kamu bisa mengikuti navigasi dengan menyusuri Jalan Laksamana Malahayati. Mendekati lokasi, jalan yang tadinya beraspal berubah menjadi jalur off-road. Belum ada plang, jadi kalau ragu, kamu bisa menanyakan arahnya ke warga setempat.

Medannya cukup terjal, namun semakin masuk ke dalam, pemandangannya semakin indah. Setelah melewati bukit-bukit hijau yang mengingatkan akan Bukit Teletubbies, kamu akan tiba di ujung tebing dengan pemandangan cantik berupa hamparan laut lepas sejauh mata memandang.

Foto: Dok. Google Maps/Mulyadi

Dari puncak, kamu bisa menuruni bukit untuk menuju pantai tersembunyi dengan tebing-tebing batu di kanan-kirinya. Kamu bisa berpiknik dan berjemur di hamparan pasirnya, atau bahkan berenang di perairannya. Namun tetap berhati-hati ya, jangan sampai ke tengah laut karena ombaknya bisa cukup besar.

Setelah itu, kamu bisa kembali lagi ke puncak bukit untuk mendirikan tenda sembari menantikan matahari terbenam. Di malam hari, kamu bisa menyalakan api unggun untuk menikmati makan malam di bawah langit bertabur bintang dan ditemani suara deburan ombak. Romantis bukan?

Foto: Instagram @munawar_ftmh011

Karena belum ada fasilitas yang tersedia di sini, kamu bisa membawa perlengkapan maupun perbekalan yang kamu butuhkan untuk berkemah ataupun sekadar berpiknik. Namun pastikan untuk tidak mengotori atau merusak lingkungan sekitarnya, serta membawa sampah sepulangnya berwisata di sini.

Kalau ingin sekalian hiking, kamu bisa mengakses bukit ini dari Pantai Lhok Mee (Pantai Pasir Putih). Opsi ini bisa dipilih untuk yang lebih suka mendaki ketimbang mencapai bukit ini dengan naik motor. Selain itu, jalur yang biasa dilalui kendaraan kerap ada pungli.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here