Seruang Karya, Pameran Kolaborasi Perupa Botani dan Seniman Impresionis

Belum tahu mau ke mana saat akhir pekan? Bila kebetulan sedang berada di Malang, kamu bisa mengunjungi pameran seni Seruang Karya di The Shalimar Boutique Hotel, Jalan Cerme No. 16, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen. 

Digelar hingga 18 Mei 2021, pameran kolaborasi Indonesia Society of Botanical Artist (IDSBA) dan Sadikin Pard Gallery ini menyuguhkan lebih dari 100 karya seni karya perupa botani dan seniman impresionis.

Foto: Instagram @pardart89

Para anggota IDSBA menampilkan aneka tanaman yang terancam punah, seperti anggrek selop (Paphiopedilum glaucophyllum), selain juga Paphiopedilum fairrieanum yang merupakan spesies yang baru ditemukan. Berbagai karya seni botani lainnya pun menarik untuk diamati, dengan banyak di antaranya yang mungkin tak kita ketahui sebelumnya.

Sementara itu, karya impresionis Sadikin Pard turut ditampilkan. Terlahir sebagai difabel tak membuatnya pesimis dalam menjalankan hidup. Bahkan, karya seniman dengan segudang prestasi ini banyak disukai para penikmat seni. Lewat pameran ini, pengunjung bisa melihat karya-karyanya yang terinspirasi dari lingkungan di sekitarnya, dari flora dan fauna hingga bentang alam.

Mengamati dua aliran seni yang berbeda ini akan menjadi pengalaman unik, di mana yang satu menampilkan lukisan tanaman yang detail dan bergaya realis, sementara yang lain berupa impresi perupa terhadap objek tertentu dengan dominasi palet warna yang cerah.

Pameran ini sendiri digelar tak hanya untuk memamerkan karya seni dan memanjakan para penikmat seni. Namun, diharapkan pula pameran ini dapat menjadi ajang untuk berbagi kepada pihak yang terdampak Covid-19.

Foto: Instagram @pardart89

“Setiap karya yang terjual melalui pameran dan lelang amal akan disisihkan sebagian untuk didonasikan ke Yayasan Pembinaan Anak Cacat Malang,” kata Rio Anantara Prima, Ketua Pameran Seruang Karya.

Sepanjang pameran berlangsung, beragam aktivitas menarik pun turut digelar, seperti workshop seni botani dan impresionisme, demo lukis, talk show, live tour, dan banyak lagi.

Foto: Instagram @pardart89

Kalau tertarik kemari, pameran ini dibuka setiap harinya pukul 10:00-20:00. Tiket masuknya gratis. Selama berada di dalam ruang pameran, pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, termasuk selalu mengenakan masker dan menjaga jarak dengan pengunjung lain.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here