5 Tempat Wisata di Tabanan Buka Kembali dan Terbatas bagi Warga Lokal

0
2747

Sejak 9 Juli, Bali sudah membuka kembali tempat-tempat wisata, namun terbatas bagi warga lokal. Sebelum dibuka kembali, sektor pariwisata Bali telah melakukan persiapan terkait penerapan protokol keselamatan, seperti pembatasan kuota kunjungan maksimal 75 orang di tiap pantai dan melakukan prosedur keamanan sesuai instruksi instansi kesehatan resmi.

Menjelang akhir Juli, Bali menambah lagi daftar destinasi yang siap menyambut kembali pengunjung. Ditutup sejak 22 Maret karena pandemi Covid-19, lima tempat wisata di Kabupaten Tabanan dibuka kembali pada 20 Juli, antara lain daya tarik wisata (DTW) Tanah Lot, DTW Pura Ulun Danu Beratan, DTW Kebun Raya Eka Karya, The Blooms Garden Baturiti, dan DTW Jatiluwih. Dengan dibukanya destinasi-destinasi populer ini, diharapkan dapat membangkitkan kembali perekonomian warga Tabanan di tengah tatanan kehidupan era baru.

Kesiapan pelaksanaan protokol kesehatan merupakan kunci utama pembukaan tempat wisata dan Kabupaten Tabanan melakukannya secara bertahap, dengan hanya membuka lima destinasi yang dinilai layak dan siap beroperasi di era normal baru. Pandemi yang masih berlangsung menjadi alasan Tabanan tidak memaksakan keadaan dan terus berkomitmen untuk menjaga situasi tetap terkendali.

Secara total, Tabanan memiliki 24 DTW, di mana Tanah Lot, Pura Ulun Danu Beratan, Kebun Raya Eka Karya, The Blooms Garden Baturiti, dan Jatiluwih dinilai sudah memenuhi syarat, terkait penyediaan fasilitas untuk mengakomodasi penerapan protokol keselamatan. Selain itu, untuk dapat beroperasi kembali dan menerima pengunjung, tempat wisata wajib memiliki sertifikat Adaptasi Kebiasaan Baru yang dikeluarkan Dinas Pariwisata Tabanan dan ditandatangani bupati.

Di hari pembukaan, DTW Pura Ulun Danu Beratan masih sepi pengunjung, padahal, pengelola tempat wisata sudah memberi potongan harga tiket masuk. DTW Ulun Danu Beratan menawarkan diskon 20 persen atau pengunjung dapat memilih paket promosi yang meliputi tiket masuk dengan komplimen makanan atau minuman.

Promo tiket masuk ini berlaku hingga akhir Agustus, sedangkan paket wisata tersedia sampai Desember. Sepinya pengunjung juga terlihat di DTW Tanah Lot yang hanya menerima kunjungan 146 orang saja di hari perdana beroperasi, kontras dengan jumlah pengunjung di waktu normal yang dapat mencapai hingga 6.000 orang per hari.

3 Tahap Pembukaan Kembali Sektor Pariwisata 

Memasuki tatanan kehidupan era baru, Bali merancangkan tiga tahapan penting dalam pembukaan kembali pariwisata dan sektor-sektor penting lainnya, yaitu pelaksanaan aktivitas secara terbatas dan selektif bagi masyarakat lokal mulai 9 Juli. Kantor pemerintah, kegiatan adat dan keagamaan, keuangan, perindustrian, perdagangan, logistik, transportasi, koperasi, UMKM, pasar tradisional, pasar modern, restoran/warung, pertanian, perkebunan, kelautan/perikanan, peternakan, jasa, dan konstruksi sudah dapat beroperasi kembali, sedangkan sektor pariwisata nasional belum.

Di tahap kedua, sektor pariwisata mulai membuka akses bagi wisatawan domestik per 31 Juli, sedangkan penerimaan wisatawan mancanegara akan berlangsung di tahap ketiga pada 11 September. Pemerintah Bali akan mengeluarkan sertifikat khusus yang menjamin keamanan berwisata di era normal baru yang disebut Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru Masyarakat Produktif Aman Covid-19.

Teks: Priscilla Picauly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here