Yakinkan Turis Aman Dikunjungi, Austria Lakukan Tes Covid-19 pada Pekerja Hotel

Hallstatt

Seiring jumlah kasus corona baru yang makin menurun, Austria mulai melonggarkan aturan pembatasan perjalanan sejak bulan lalu. Pertokoan, restoran, bar, dan beberapa museum sudah beroperasi kembali. Selanjutnya, Austria juga akan mulai membuka hotel-hotel mulai hari ini.

Dalam usaha meyakinkan wisatawan akan keamanan dan kebersihan negara, pemerintah Austria berencana untuk melakukan tes Covid-19 pada seluruh pekerja di bidang perhotelan. Tes akan dilakukan secara berkala dalam waktu sesering mungkin untuk memastikan kesehatan tiap pekerja. Rencananya, Austria akan membangun laboratorium khusus untuk memfasilitasi pemeriksaan pada 65.000 pekerja hotel setiap minggunya. Saat ini, Austria melakukan tes pada 6.000 hingga 8.000 orang dalam satu hari.

Ischgl

Rencana tes Covid-19 besar-besaran pada pekerja hotel berakar dari kejadian penyebaran virus corona di resor ski Austria awal tahun ini. Dalam insiden ini, ratusan turis asal Islandia, Jerman, Norwegia, dan sejumlah negara lainnya diyakini telah terinfeksi di bar-bar ski yang penuh sesak tersebut. Virus menyebar di kota wisata Ischgl selama setidaknya satu bulan sebelum aturan karantina diterapkan. Kini, Austria tengah berusaha mengubah persepsi wisatawan akan keamanan hotel dan resornya, serta destinasi wisatanya secara umum.

Industri pariwisata secara langsung menyumbang sekitar delapan persen bagi perekonomian Austria, bahkan mencapai 15 persen bila memperhitungkan industri-industri terkait. Jerman merupakan penyumbang turis terbesar bagi Austria, dan keduanya berencana untuk membuka perbatasan yang memisahkan kedua negara yang bertetangga tersebut mulai 15 Juni.

Teks: Levana Florentia | Editor: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here