Ingin Berkemah untuk Liburan Selanjutnya? 4 Tempat Ini Bisa Jadi Inspirasi

0
1233

Ada banyak alasan mengapa orang senang berkemah. Bagi sebagian orang, berkemah bisa menjadi pelarian singkat dari keseharian yang sibuk. Sementara lainnya beranggapan bahwa berkemah merupakan waktu untuk memperkuat hubungan dengan orang-orang terkasih. Berkemah juga sering dilihat sebagai kesempatan untuk relaksasi dan kembali menyatu dengan alam.

Bila sedang mencari tempat untuk tujuan kemah selanjutnya, empat destinasi ini mungkin dapat menjadi inspirasi.

  1. Taman Nasional Yellowstone, Amerika Serikat

Sebagian besar daya tarik Taman Nasional Yellowstone datang dari pemandangan alamnya yang spektakuler. Setelah mendirikan tenda, pelancong bisa mulai menjelajahi keindahan ini dengan mendaki ngarai indah Yellowstone, Grand Canyon. Saat melakukan pendakian, pelancong akan disuguhkan dengan pemandangan batuan besar yang terukir alami oleh aliran sungai deras di tengahnya. Di beberapa bagian, batuan ini juga tampak berwarna kuning, putih, dan sedikit kemerahan. Warna ini muncul karena keberadaan geiser-geiser panas yang mengubah komposisi batuan.

Bicara tentang geiser, Yellowstone punya ladang geiser terbesar di dunia. Di taman nasional ini, pelancong dapat melihat geiser berwarna-warni dengan semburan air panasnya yang tidak kalah memesona. Keindahan Taman Nasional Yellowstone juga bukan sampai sini saja. Saat menikmati pemandangan alamnya, pelancong juga bisa melihat beruang berkeliaran dan burung elang tiram beterbangan menuju sarangnya di puncak-puncak tebing batu Yellowstone.

  1. Tarragona, Spanyol

Kota pelabuhan Tarragona di timur laut Spanyol menggabungkan keseruan berkemah dan olahraga air. Wilayah ini terkenal akan pantainya yang indah, yang berbatasan langsung dengan pegunungan berselimutkan hutan rimbun, dan merupakan surga untuk para pecinta olahraga air, seperti selancar angin dan selancar layang. Tidak jauh dari sana, ada pula Sungai Ebro yang biasa digunakan untuk olahraga yang lebih memacu adrenalin, seperti arung jeram dan kayak.

Selain bermain di pantai, pelancong bisa melakukan berbagai aktivitas lainnya di wilayah pegunungan Tarragon, mulai dari mengayuh kano dan mendaki gunung, sebelum akhirnya menutup hari dengan mendirikan tenda dan melewatkan malam sambil menyaksikan hamparan bintang di langit.

  1. Maasai Mara, Kenya

Untuk pecinta satwa liar, berkemah di Maasai Mara harus berada pada posisi teratas tujuan wisata. Suaka margasatwa ini merupakan habitat dari 450 spesies burung dan setidaknya 90 spesies mamalia. Tidak hanya itu saja, Maasai Mara National Reserve juga merupakan wilayah migrasi wildebeest. Pelancong dapat menyaksikan hewan-hewan menakjubkan ini berlarian tepat di depan mata mereka.

Maasai Mara menawarkan berbagai akomodasi kemah, mulai dari yang sederhana hingga mewah. Bagi yang ingin merasakan kemah premium dan mewah, Camp Ya Kanzi bisa menjadi pilihan. Perkemahan ini terletak di kaki bukit Chyulu Hills, sebuah lokasi sempurna yang banyak dilewati satwa liar. Pelancong yang menginap di sini dapat menikmati lalu-lalang dan aksi satwa liar langsung dari perkemahannya. Sementara untuk orang-orang yang lebih senang bermalam di alam liar, bisa juga mendirikan tenda di salah satu titik kemah. Dari tempat-tempat ini, banyak aksi hewan liar juga bisa terlihat.

  1. Pegunungan Alpen Prancis

Pegunungan Alpen di Prancis memiliki keindahan yang tiada duanya. Berkemah di tempat ini, pelancong akan disambut dengan udara segar dan pesona alam yang bagai lukisan saking indahnya. Pelancong dapat menikmati pesona pegunungan ini dengan melakukan hiking di sepanjang jalur pendakian. Sebagai alternatif, pelancong juga bisa melewati jalur-jalur ini dengan bersepeda. Ada banyak tempat penyewaan sepeda gunung di sini.

Aktivitas lainnya yang tidak kalah menarik adalah wild water rafting di Cascate Del Rutor. Arus air di sini cukup memacu adrenalin namun tetap aman dilalui. Masih menyangkut olahraga air, pelancong juga bisa mencoba ski air dan kayak. Bagi yang mencari aktivitas yang lebih santai, bisa mencoba naik perahu menyusuri Danau Lac D’Allos atau memancing di Sungai Rhone.

Teks: Levana Florentia | Editor: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here