Expedia Rilis Hasil Studi Terbaru Tentang Perilaku Wisatawan

0
211

Baru-baru ini Expedia merilis hasil Studi Etiket Hotel dan Pesawat 2019 yang mengungkapkan hal-hal menjengkelkan selama bepergian dan cara terbaik untuk menanganinya. Laporan tahun ini juga menunjukkan beberapa hal yang harus maupun tidak boleh dilakukan ketika sedang berada di pesawat, hotel, maupun rumah sewa, yakni sebagai berikut.

  • Berikan bantuan. Bila sesama pelancong sedang kesulitan, tawarkan bantuan dan cari tahu apakah ada sesuatu yang dapat Anda lakukan untuk membantu memudahkan mereka. Hal ini bisa sesimpel menunjukkan arah ke tempat yang ingin dituju dan cara mengaksesnya, maupun sekadar membantu membawakan barang bawaan yang besar.
  • Tujuan pelancong bepergian adalah melepas stres dan melewatkan hari-hari liburan dengan bersenang-senang. Karena itu, bersikaplah sopan, jangan memulai pertengkaran, dan jangan bersikap konfrontatif.
  • Selalu perhatikan ruang di sekitar Anda. Bila membutuhkan lebih banyak ruang untuk berbaring selama penerbangan, misalnya, pertimbangkan untuk membayar lebih demi meningkatkan tipe kursi ke ekonomi premium.
  • Bila sedang sakit tetapi harus bepergian, jangan sampai orang lain tertular. Bersihkan diri kapan pun memungkinkan, dan bila perlu, mintalah kursi yang jauh dari sesama pelancong yang sedang bepergian bersama Anda.
  • Saat tinggal di rumah sewa, perlakukan properti tersebut seperti milik Anda sendiri dan hormati tuan rumah. Jangan meninggalkan kekacauan, menyentuh barang-barang pribadi, dan mengambil barang-barang yang bukan milik Anda.

“Kami mengelola bisnis yang membantu jutaan orang bepergian setiap tahun, dan penting bagi kami agar setiap orang mendapatkan pengalaman liburan terbaik. Bagaimana kita berinteraksi satu sama lain saat bepergian memiliki dampak besar terhadap perasaan kita tentang perjalanan itu sendiri, sehingga kami memutuskan untuk mencari tahu beberapa gangguan perjalanan yang paling umum,” kata Nisreene Atassi, Direktur PR untuk Brand Expedia.

Pelancong Terbaik

Hasil studi Expedia menemukan bahwa orang Amerika adalah orang yang paling ramah dan paling perhatian di dunia – melampaui warga negara tetangganya, Kanada, yang terkenal ramah. Bahkan, orang Amerika secara keseluruhan memiliki angka di atas rata-rata dalam hal menyapa maupun melakukan hal baik untuk sesama pelancong.

  • Orang Amerika (42%) adalah yang paling bersedia untuk mengubah tempat duduk mereka (versus 33% orang Kanada) agar orang lain dapat duduk bersama.
  • Hampir setengah dari orang Amerika menyatakan bahwa mereka telah membantu seseorang mengangkat barang bawaan mereka yang berat ke kompartemen atas (48% versus 41% secara global), dan 41 persen percaya bahwa Anda hampir selalu harus turun tangan untuk membantu penumpang lain yang berjuang dengan tas yang berat.
  • Sejumlah 21 persen orang Amerika telah membantu menghibur anak-anak wisatawan lain dibandingkan dengan hanya 14 persen orang Kanada.

Orang Amerika Tidak Suka Memulai Perkelahian

Keterbatasan ruang gerak di pesawat dapat membuat suasana hati menjadi buruk, sehingga pelancong Amerika memastikan diri agar tidak mengganggu orang di sekitar mereka. Selain itu, mereka juga berada di antara kelompok yang kecil kemungkinannya untuk memulai perkelahian maupun bersikap konfrontatif terhadap penumpang lain atau awak pesawat. Hasil studi ini juga menemukan:

  • 45 persen orang Amerika percaya bahwa berbicara dengan sopan dengan si penendang kursi adalah cara terbaik untuk mengatasi gangguan ini, dan 16 persen lainnya bahkan tidak akan melakukan apa-apa karena mereka menganggap itu tidak disengaja.
  • Secara global, 45 persen penumpang langsung bersikap jujur dan meminta penumpang di kursi sebelah yang memonopoli sandaran tangan untuk memberi ruang bagi mereka, sementara hanya 35 persen orang Amerika akan mengambil tindakan ini.
  • Hampir 90 persen orang Amerika tidak pernah mabuk saat terbang untuk menghindari diri menjadi salah satu penumpang paling menyebalkan.

Tipe Penumpang Paling Menyebalkan

Sementara 43 persen responden global menganggap penumpang yang mabuk sebagai orang yang paling menyebalkan di pesawat, orang Amerika memusatkan perhatian pada tipe penumpang lain, yakni si pembawa virus penyakit. Terkena flu akibat bepergian naik pesawat adalah sesuatu yang benar-benar ingin dihindari orang Amerika.

Hampir 50 persen pelancong Amerika akan meminta pramugari untuk mencarikan kursi lain, 40 persen akan menawarkan tisu atau obat bila mereka memilikinya, dan 31 persen lainnya hanya akan menggunakan pembersih tangan selama penerbangan. Agaknya kecemasan tentang kesehatan dan kebersihan ini juga merupakan alasan di balik ketidaksukaan orang Amerika untuk bertelanjang kaki di pesawat (78%).

Lima penumpang pesawat paling menyebalkan bagi orang Amerika adalah:
  • Si pembawa virus penyakit (40%)
  • Penumpang yang suka menendang-nendang kursi (36%)
  • Penumpang mabuk (35%)
  • Penumpang dengan bau badan menyengat (32%)
  • Orangtua yang cuek dengan tingkah anaknya (30%)

Etika Tinggal di Rumah Sewa

Rumah sewa kini semakin diminati untuk liburan bersama keluarga atau teman dalam kelompok besar karena menawarkan kenyamanan layaknya di rumah sendiri, selain juga lebih banyak privasi dan lebih sedikit kesempatan untuk merasa terganggu oleh tamu yang berisik atau berpesta di seberang lorong. Saat tinggal di rumah sewa, sebagian besar pelancong Amerika setuju bahwa beberapa hal berikut ini terlarang.

  • Menyentuh barang-barang pribadi tuan rumah (75%)
  • Kencing di kolam renang (73%)
  • Mengenakan pakaian atau sepatu milik tuan rumah (64%)
  • Mengambil barang-barang dari rumah sewa, seperti buku atau film (61%)
  • Membawa pulang barang-barang yang disediakan, seperti handuk (58%)
  • Mengundang lebih banyak orang untuk tinggal tanpa izin tuan rumah (57%)

Hasil Studi Etiket Hotel dan Pesawat 2019 dilakukan atas nama Expedia oleh Northstar Research Partners, sebuah perusahaan riset strategis global. Survei ini dilakukan secara daring mulai 12 hingga 29 April 2019 di seluruh Amerika Utara, Eropa, Amerika Selatan, dan Asia Pasifik dengan 18.237 responden di 23 negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here