Memahami Kompleksitas Identitas Manusia dalam Pameran Troublemaker Doppelgänger

Foto: Instagram @orbitaldago

Sedang mencari sesuatu yang menarik untuk dilakukan di waktu senggang atau akhir pekan? Mengunjungi pameran seni dapat menjadi jawabannya. Di Bandung, salah satu pameran yang bisa dikunjungi adalah Troublemaker Doppelgänger karya seniman Dzikra Afifah dan Henryette Louise. Berlangsung di Orbital Dago, Bandung, pameran ini memperlihatkan karya-karya yang memaparkan pencarian akan masalah dan identitas diri, serta refleksi mendalam tentang realitas yang kompleks.

Judul pameran ini mungkin terdengar unik dan misterius, tetapi sebenarnya itu adalah undangan untuk menjelajahi konsep identitas diri dan pencarian masalah dengan cara yang unik. Mereka ingin menyampaikan bahwa setiap orang memiliki sisi gelap dan terang dalam dirinya sendiri.

Foto: Instagram @orbitaldago

Dzikra Afifah dan Henryette Louise, masing-masing dengan gaya dan pendekatan unik mereka, menggunakan berbagai jenis material dan teknik dalam karya-karya mereka. Afifah mengeksplorasi medium tanah liat, sementara Louise menggunakan plaster cair dan drypoint. Meskipun berbeda pendekatan, keduanya sangat terbuka terhadap ide-ide baru dan tidak takut untuk mencoba hal-hal baru dalam seni mereka.

Karya-karya mereka tidak hanya sekadar indah secara visual, tetapi juga memiliki makna yang mendalam di baliknya. Mereka menghadirkan potret yang intim tentang diri mereka sendiri, memperlihatkan kompleksitas, kerentanan, dan ketidakpastian dalam eksistensi manusia. Setiap goresan, setiap bentukan, memiliki makna yang dalam, mengajak kita untuk merenung tentang makna di baliknya.

Foto: Instagram @orbitaldago

Pameran ini juga menyoroti konsep identitas, baik individual maupun kolektif, dan bagaimana identitas tersebut terbentuk melalui proses pencarian masalah. Melalui karya-karya mereka, Afifah dan Louise mengajak kita untuk merenung tentang bagaimana pengalaman dan ingatan membentuk siapa kita, dan bagaimana kita mempersepsikan dunia di sekitar kita.

Selain itu, konsep Troublemaker Doppelgänger juga menggugah kita untuk merenung tentang kompleksitas realitas manusia dan interaksi mereka dengan lingkungan sekitarnya. Pameran ini bukan hanya tentang seni sebagai bentuk ekspresi, tetapi juga tentang seni sebagai sarana untuk memahami diri dan dunia di sekitar kita.

Foto: Instagram @orbitaldago

Jadi, luangkan waktu untuk mengunjungi pameran ini di akhir pekan mendatang. Ini adalah kesempatan yang sempurna untuk menyegarkan pikiran, melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda, dan menemukan inspirasi baru untuk melangkah maju.

Pameran Troublemaker Doppelgänger berlangsung hingga 26 Mei 2024 di Orbital Dago, Jl. Rancakendal No. 7, Cigadung, Kec. Cibeunying Kaler, Bandung. Gratis dan terbuka untuk umum, galeri tersebut dapat dikunjungi setiap harinya mulai pukul 09:00 hingga 20:00. Info lebih lanjut, kunjungi akun Instagram @orbitaldago.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here