Dugong dan Makhluk Ajaib Lainnya: Pesona Peter’s Sponge di Bangka

Dugong atau duyung mengemban peran sebagai salah satu mamalia laut yang menggemaskan. Sayangnya, populasi dugong saat ini berada dalam bahaya dan telah dicatat sebagai spesies yang rentan dalam IUCN Red List of Threatened Species. Faktor-faktor seperti hilangnya habitat, jaring-jaring ikan, dan pemburuan di beberapa negara menyumbang pada penurunan jumlah mereka. Meskipun demikian, dugong masih bisa ditemukan di sekitar 37 negara di seluruh dunia, dengan populasi terbesar berada di Australia.

Keunikan dugong terletak pada sifat herbivoranya, yang membuatnya hanya mengonsumsi tumbuhan laut, khususnya rumput laut. Mereka dikenal sebagai ‘vacuum cleaner’ laut karena mampu mengonsumsi hingga 40 kilogram rumput laut setiap harinya. Selain punya kemampuan pendengaran yang luar biasa, dugong juga punya suara yang unik untuk berkomunikasi.

Tips Aman Berenang Bersama Dugong

Dalam upaya melindungi dugong dan kehidupan laut lainnya, penting untuk mengikuti beberapa tips berikut. Pertama-tama, jangan menyentuh atau memegang dugong selama aktivitas berenang atau menyelam, mengingat status rentannya dan perlindungan undang-undang yang mungkin ada. Saat berpartisipasi dalam kegiatan air di kawasan laut yang dilindungi, pastikan untuk mematuhi aturan dan panduan yang berlaku.

Peter’s Sponge, Melihat Dugong dan Spesies Unik Lainnya

Di Indonesia, ada sejumlah situs yang menawarkan tempat terbaik untuk melihat dugong. Salah satunya adalah Peter’s Sponge di Pulau Bangka, Sulawesi Utara.

Situs ini telah mendapatkan reputasi sebagai tempat favorit untuk bertemu dengan makhluk-makhluk megah ini. Para penyelam sering kali menyaksikan dugong di Peter’s Sponge, terutama di perairan dangkal saat mereka sedang beristirahat.

Selain dugong, keunikan Peter’s Sponge juga terletak pada keanekaragaman makhluk bawah laut lainnya. Pasir putih yang melimpah memunculkan berbagai makhluk mungil, seperti blue-ring octopus, flamboyant cuttlefish, Ambon scorpionfish, dan ghost pipefish. Para penyelam juga dapat menemukan keindahan spesies lainnya, menjadikan setiap penyelaman di Peter’s Sponge sebagai petualangan yang penuh kejutan.

Dengan kedalaman 20 meter, Peter’s Sponge cocok untuk penyelam dengan berbagai tingkat pengalaman. Arusnya sendiri tergolong ringan hingga sedang, dengan visibilitas berkisar antara 10 hingga 25 meter.

Untuk menjaga lingkungan, sangat disarankan untuk menggunakan operator tur yang bertanggung jawab dan mengikuti prinsip-prinsip ekowisata. Dengan cara ini, kita dapat menikmati pesona alam bawah laut sambil tetap menjaga keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem laut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here