Serunya Mengejar Ombak di G-Land, Destinasi Selancar Kelas Dunia di Banyuwangi

Foto: Instagram @romantv1

Banyuwangi merupakan salah satu destinasi favorit bagi para penggemar selancar. Di sinilah kamu bisa menjumpai Pantai Plengkung atau G-Land, sebuah tempat yang memikat dengan keindahan alamnya yang menakjubkan dan ombaknya yang tak tertandingi.

Kisah di Balik G-Land

Pantai Plengkung dan G-Land merujuk pada lokasi yang sama. Pantai Plengkung adalah nama lokal untuk tempat ini, sedangkan G-Land adalah nama yang lebih dikenal dalam komunitas selancar internasional.

Nama G-Land sendiri sebenarnya adalah singkatan dari Grajagan Land, teluk di mana lokasi selancar ini berada. Istilah G-Land kemudian lebih populer karena mudah diucapkan oleh para peselancar yang mengunjungi tempat ini.

Foto: Instagram @johnyezub

G-Land pertama kali ditemukan setelah sebuah ekspedisi yang legendaris pada 1972. Pimpinan ekspedisi itu adalah Bob Laverty, seorang peselancar asal California. Mereka harus melewati hutan belantara, di mana ancaman harimau Jawa selalu mengintai. Namun, mereka akhirnya sampai di tempat yang sekarang dianggap sebagai salah satu surga selancar terbaik di dunia.

Karakteristik dan Variasi Ombak

Dengan ketinggian mencapai 6-8 meter dan interval tiap 5 menit, G-Land menawarkan ombak kiri yang tak ada tandingannya. Ombak ini tercipta dari gelombang selatan yang datang secara konsisten dan menciptakan rangkaian ombak yang serasa tak ada habisnya. Hal ini menciptakan kondisi ideal untuk peselancar, terutama untuk peselancar goofy foot yang senang berselancar backhand.

G-Land menawarkan beragam jenis ombak yang menarik yang tersebar di beberapa titik, yakni sebagai berikut.

Foto: Instagram @shadibayoumiii

Kongs: Kongs memiliki ombak yang cenderung lebih lambat dan cocok untuk manuver. Di kondisi ideal, panjang gulungan ombaknya bisa mencapai 300 meter, menciptakan tantangan yang mengesankan.

The Bombie: Bombie terletak paling jauh dari pantai  dan untuk mencapainya, peselancar bisa menggunakan perahu atau melakukan paddleboard jarak jauh.

Money Trees: Money Trees adalah salah satu spot paling populer dan terkenal di G-Land. Di sinilah, pada 1983, Don King mengabadikan aksi peselancar seperti Gerry Lopez dan Peter McCabe. Peselancar akan menemukan ombak panjang, bersih, dan cepat yang paling baik saat ada gelombang dari barat daya.

Foto: Instagram @romantv1

Launching Pads: Inilah tempat peselancar bisa mencoba take-off yang curam yang mengarah ke Speedies. Saat kondisi ideal, ketika ombak dua kali lebih besar dari tubuh manusia, kamu akan merasa seakan-akan menjelajahi terowongan ombak yang tak berujung sejauh 70 meter.

Speedies: Bila ombak terlalu kuat di Money Trees atau Launching Pads, cobalah ke Speedies. Ombak di sini dikenal tahan lama dan tetap berongga hingga 200 meter.

Chickens: Ombak di sini dapat menjadi alternatif bila  ombak di spot-spot lainnya terlalu besar untuk berselancar dengan nyaman. Walau mungkin tak mendapatkan ombak epik, peselancar memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan selancar mereka.

Foto: Instagram @jawajiwagland

20/20’s: Seperti Chickens, 20/20’s memiliki ombak yang lebih kecil. Biasanya, ombak mengalir ke kiri, tetapi dalam kondisi ideal, ada ombak kanan yang menarik untuk diarungi.

Tiger Tracks: Bagi penyuka petualangan, Tiger Tracks menawarkan ombak kiri dan kanan yang cocok untuk pemula atau peselancar tingkat menengah.

Akses Menuju G-Land

Mengunjungi G-Land sekarang semakin mudah. Ada perahu cepat yang berangkat dari Kuta, Bali, dan akan membawamu langsung ke Grajagan, di sisi lain dari teluk yang menghadap ombak G-Land. Selain itu, banyak kamp selancar di sini yang juga menawarkan transportasi privat agar perjalanan semakin nyaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here