Jalan-jalan Gratis ke Kepulauan Faroe Bersama Pemandu Pribadi

Terdiri 18 pulau baru dan pulau vulkanis yang terhampar di Samudra Atlantik Utara, letak Kepulauan Faroe di antara Norwegia dan Eslandia. Letak geografisnya membuat cuaca di kepulauan ini berubah setiap saat. Matahari dapat bersinar, namun sesaat kemudian bertiup angin kencang, dan seketika langit mendung, kemudian gerimis, bahkan hujan salju.

Terpencil dan dihiasi pegunungan dramatis yang puncaknya berselimut salju, padang rumput yang luas tempat domba-domba merumput, air terjun yang cantik, dan desa-desa dengan rumah-rumah penduduk yang berwarna-warni, tempat ini menyediakan “taman bermain” bagi pecinta alam dan fotografi. Di Vágar, banyak air terjun yang mengalir ke arah jalan, namun yang spektakuler adalah Air Terjun Gásadalur yang mengalir ke Samudra Atlantik.

Kepulauan ini juga dihuni kawanan burung puffin, jenis burung laut pelagis yang memiliki pola bulu hitam-putih dan biasanya bersarang di puncak-puncak tebing. Tempat terbaik untuk mengamati burung puffin adalah di barat Pulau Mykines dan Vestmanna. Pesona alam lainnya yang akan membuat terkesima adalah fjord (laut sempit di antara hamparan tebing dan Saksun di Pulau Stremoy. Pemandangan ikonik lain di Faroe adalah Risin og Kellingin atau batu raksasa di lepas pantai utara Pulau Eysturoy, dekat kota Eiði.

Semua yang indah di Kepulauan Faroe terpaksa tidak dapat dinikmati secara langsung terkait pembatasan perjalanan karena pandemi virus corona. Kepulauan Faroe merencanakan untuk menutup kegiatan pariwisatanya April ini, selain alasan keamanan juga untuk melindungi ekosistemnya yang rapuh.

Walau begitu, pelancong di seluruh dunia masih dapat menikmati keindahan Faroe melalui tur virtual. Menurut Kristina Sandberg Joensen, salah satu pemandu virtual yang bekerja untuk kantor pariwisata Faroese, kepada AFP, “Kami melakukan tur ini bagi pejalan yang seharusnya datang ke Kepulauan Faroe dan terpaksa membatalkan tur mereka. Ini adalah cara kami untuk memberi mereka pengalaman yang seharusnya didapatkan, walau melalui mata, telinga, dan tubuh kami.”

Pelancong virtual dapat menikmati pemandangan Kepulauan Faroe yang menakjubkan secara gratis melalui ponsel atau komputer mereka, di mana ada pemandu yang membantu mereka menjelajahi lanskap Faroe secara real time, baik dengan berjalan kaki, menunggang kuda, atau melintasi lautan. Setiap wisatawan dapat mengontrol arah pemandu mereka selama 60 detik, menggunakan kontrol joystick di layar. Sekitar 20.000 hingga 40.000 partisipan sudah turut ambil bagian tur virtual ini, sejak pertama kali digelar pada 15 April.

Teks: Priscilla Picauly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here