Di 20 Kota Ini, Wisatawan Bisa Gratis Naik Transportasi Umum

0
2659

Entah untuk mencegah kemacetan lalu lintas, mengurangi polusi udara, atau membantu warga setempatnya menghemat uang, sejumlah kota di dunia telah menetapkan untuk menggratiskan salah satu moda transportasi publik yang tersedia, atau bahkan membuat seluruh jaringan transportasi umumnya bebas digunakan siapa saja.

Berikut adalah 20 kota di dunia yang memungkinkan Anda untuk mengeksplorasi berbagai atraksi wisatanya tanpa membayar sepeser pun.

Perth, Australia

Di Perth, warga setempat maupun wisatawan bebas menggunakan bus sepuasnya di dalam zona tertentu. Untuk memanfaatkan layanan ini, pastikan memulai dan mengakhiri perjalanan di dalam zona tersebut. Bila tidak, penumpang mesti membayar keseluruhan perjalanan mereka.

Chengdu, Cina

Dengan hampir 15 juta pengguna angkutan umum, pemerintah kota Chengdu memutuskan untuk meluncurkan layanan shuttle gratis sejak 2012. Selain itu, antara pukul 05:00 hingga 07:00, penumpang dapat berkeliling kota secara gratis di sebagian besar rute bus.

Chengdu

Ovacık, Turki

Ketika Fatih Mehmet Maçoğlu terpilih sebagai wali kota Ovacik pada 2014, ia memiliki rencana besar untuk wilayah tersebut. Salah satunya adalah memastikan agar layanan transportasi umum bisa dinikmati secara gratis. Kini, meski sudah digratiskan, sejumlah penumpang tetap bersikeras membayar, sehingga mereka memasukkan lira ke dalam kotak di sebelah pengemudi bus.

Samokov, Bulgaria

Sejak 2006, kota ini telah menggratiskan angkutan umum untuk pelajar maupun orang lansia. Layanan ini kemudian diperpanjang dua tahun setelahnya, sehingga kini seluruh orang dapat menggunakannya untuk mengeksplorasi Samokov tanpa membayar biaya apa pun.

Avesta, Swedia

Selama delapan tahun terakhir ini, Avesta telah menjalankan jaringan transportasi umum secara gratis. Keputusan itu dibuat terutama untuk mempromosikan cara yang lebih ramah lingkungan untuk berkeliling kota. Sejak digratiskan, penggunaan jaringan meningkat hingga 200 persen.

Compiègne, Prancis

Kota di kawasan Picardie, utara Prancis ini telah menggratiskan jaringan angkutan umumnya sejak 1975. Menariknya, layanan ini tidak didanai oleh penduduk yang mengenakan pajak, melainkan oleh semua perusahaan di Compiègne yang memiliki lebih dari 11 pekerja. Mereka membayar pajak yang dihitung berdasarkan berapa banyak orang yang mereka pekerjakan.

Luksemburg

Luksemburg

Bila di banyak tempat lain, hanya kota tertentu saja yang menggratiskan transportasi umum, lain lagi dengan Luksemburg. Negara ini merupakan negara pertama yang menjalankan sistem transportasi secara gratis sejak Februari 2020. Salah satu alasan diterapkannya kebijakan ini adalah kekhawatiran akan lingkungan.

Ærø, Denmark

Di pulau ini, penduduk dan pelancong dapat berkeliling dengan bus gratis. Pengendara sepeda bahkan dapat membawa sepeda mereka ke dalam bus, asalkan masih ada ruang untuk meletakkannya.

Dewsbury, Inggris

Sejak 2009, penduduk di Dewsbury telah dapat menggunakan FreeTownBus, layanan bus gratis yang berhenti di stasiun dan area perbelanjaan utama. FreeTownBus, yang juga disebut FreeCityBus, juga tersedia di kota-kota lain di West Yorkshire.

Żory, Polandia

Pada 2014, kota ini menggratiskan jaringan transportasi umumnya. Sejak saat itu, layanan ini semakin populer. Bahkan, salah satu dari dua penyedia layanan transportasi di Żory terpaksa menggunakan bus yang lebih besar di dua rute. Sistem transportasi ini sendiri dibayar oleh pemerintah kota.

Żory

Cascais, Portugal

Pada awal tahun lalu, Cascais menjadi kota Portugis pertama yang menawarkan transportasi gratis ke penduduk, pekerja, dan pelajar. Tagihan 12 juta euro untuk proyek ini sebagian besar dibiayai dari biaya parkir.

Manises, Spanyol

Sejak 2004, kotamadya Manises telah menjalankan layanan bus kota gratis. Eksperimen ini begitu sukses selama tiga tahun, sehingga layanan ini kemudian diperluas ke kota-kota tetangga. Dengan perpanjangan jaringan, bus gratis ini sekarang mencakup jarak 22 kilometer.

Tallinn, Estonia

Pada 2013, Tallinn menjadi ibu kota pertama yang menggratiskan transportasi umum, dan dan eksperimennya dianggap sukses besar. Puluhan ribu warga Estonia telah mendaftarkan diri sebagai penduduk kota agar mendapat manfaat dari sistem tersebut, yang menghasilkan pajak lokal sekitar 38 juta euro. 

Tallinn

Skuodas, Lithuania

Demi mengurangi lalu lintas mobil dan polusi udara, kota ini meluncurkan inisiatif transportasi umum gratis untuk penduduk dan pengunjung mulai 2015. Jaringan bus lokal memang kurang digunakan pada saat itu, dan pemerintah kota berharap agar moda transportasi ini akan lebih populer di masa mendatang.

Velenje, Slovenia

Lokalc adalah nama layanan bus gratis untuk penduduk kota Velenje. Tersedia sejak 2008, bus ini menawarkan lebih dari lima rute, namun tak beroperasi di hari Minggu atau hari libur nasional.

Mariehamn, Finlandia

Mariehamn menawarkan transportasi umum gratis ke penduduk dan pengunjung. Layanan ini diluncurkan pada 2000 dan dikelola oleh perusahaan Röde Orm.

Akureyri

Akureyri, Islandia

Sejak 2007, jaringan bus lokal di Akureyri bebas digunakan siapa saja, dan sejak saat itu, sejumlah besar penduduk mulai menggemari moda transportasi ini untuk bepergian. Iceland Review melaporkan pada Februari 2007, jumlah pengguna bus telah meningkat 78 persen.

Chambly, Kanada

Pada 2012, kawasan pinggir kota Chambly serta kota-kota lain di South Shore, Montréal memutuskan untuk menawarkan transportasi umum gratis kepada penduduk. Selain membantu mengurangi kemacetan, inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca, membantu menarik penduduk baru, dan mendorong penduduk untuk membeli barang lokal.

Clemson, Amerika Serikat

Di South Carolina, Clemson University bersama kota Clemson, Central, Pendleton, dan Seneca serta Departemen Transportasi South Carolina dan pemerintah federal telah bersama-sama mendanai layanan bus gratis bernama Clemson Area Transit, atau yang lebih dikenal sebagai Bus CAT. Layanan ini telah ada sejak 1996 dan beroperasi di lebih dari delapan rute.

Monte Carmelo, Brasil

Selama beberapa dekade terakhir, banyak kota di seluruh dunia telah menawarkan sistem transportasi umum yang gratis. Namun, di Monte Carmelo, layanan semacam ini sudah ada cukup lama. Sejak 1994, penduduk tidak perlu membayar untuk menggunakan lima bus kota. Semua biaya ditanggung oleh pemerintah kota.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here