Ciptakan Atmosfer Perjalanan yang Seru, Walau Hanya Dinikmati dari Sofa di Rumah

Banyak cara untuk menyibukkan diri di rumah selagi masa pandemik berlangsung, salah satunya dengan membaca. Dengan memilih buku yang tepat, Anda yang sedang rindu-rindunya plesiran menjelajah kota dan tempat baru dapat dihibur oleh tokoh-tokoh fiktif ini saat mereka bertualang di negeri eksotis.

Inilah enam novel yang dapat membangkitkan atmosfer perjalanan, walau hanya dinikmati dari sofa di rumah.

1. The Alchemist, Paolo Coelho

Salah satu buku yang menginspirasi banyak orang untuk bepergian, yang mengambil sudut pandang seorang gembala muda di Andalusia yang menjual kawanan peliharaannya, sehingga ia dapat melakukan perjalanan ke Mesir untuk menemukan harta terpendam yang dilihatnya dalam penglihatan dan mimpi. Membaca The Alchemist seakan diajak untuk mengejar mimpi, dalam hal ini mengunjungi tempat-tempat yang ada dalam daftar keinginan pembaca.

2. Around the World in 80 Days, Jules Verne

Phileas Fogg adalah pria Inggris yang mencoba melakukan perjalanan keliling dunia dalam waktu yang ditentukan, untuk memenangkan taruhan melawan teman-temannya di Klub Reformasi London. Ikuti petualangan seru nan menegangkan saat Phileas melawan waktu dengan berlayar, menaiki kereta kuda, bahkan terbang dengan balon udara.

3. The Sun Also Rises, Ernest Hemingway

Ernest Hemingway menjelajahi dunia selama masa hidupnya, tetapi novel tahun 1926 ini menceritakan pengalaman perjalanannya di Spanyol, juga cerita mengenai sekelompok teman yang bepergian dari Paris ke Pamplona untuk menikmati aksi balapan kawanan banteng. Tema dalam buku ini mengeksplorasi kehidupan pasca Perang Dunia I dan periode pada 1920-an ketika ada sekitar ratusan ribu pekerja asing yang fasih berbahasa Inggris, yang tinggal dan bekerja di Paris.

4. The Beach, Alex Garland

Tahukan Anda bahwa film The Beach (2000) yang dibintangi Leonardo DiCaprio terinspirasi dari buku berjudul sama karya Alex Garland? Garland yang juga penulis film 28 Days Later (2002) dan Ex Machina (2014) ini membuai pembacanya dengan kecantikan pantai Ko Phi Phi, tak ketinggalan membawa tema gelap, seperti bentrokan antara penduduk asli dengan pendatang. Intrik yang ditawarkan buku ini adalah Pulau Ko Phi Phi yang berubah signifikan seiring masuknya banyak pengunjung, tapi masih menjadi salah satu tempat terindah untuk dijelajahi.

5. Far Tortuga, Peter Matthiessen

Berlatar pulau-pulau di Karibia, novel ini membawa pembaca mengikuti sekelompok pemburu kura-kura yang melakukan perjalanan ketika industri dunia yang melesu. Interaksi antar kru dan adegan perburuan menjadi titik keseruan Far Tortuga, yang disertai banyak deskripsi eksotis dan pemandangan keindahan alam yang dapat ditemukan di kawasan eksotis ini.

6. The Hobbit, JRR Tolkien

Petualang kaum hobbit dari negeri The Shire merupakan salah satu kisah fiksi yang menegangkan namun menyenangkan untuk dibaca. Selain trilogi The Lord of the Rings, JRR Tolkien juga menulis perjalanan Bilgo Baggins yang melakukan misi “mencuri” bersama kaum dwarf yang dipimpin, Thorin. Kisah luar biasa dari makhluk kerdil ini dapat menjadi teman penghibur yang akan mengelitik sisi petualangan Anda, yang dapat diwujudkan saat masa pandemik ini berakhir.

Teks: Priscilla Picauly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here