Pameran Seni Liffi Wongso di ARTOTEL Wahid Hasyim – Jakarta, Datang Yuk!

0
441

Seniman muda Liffi Wongso menggelar pameran seni tunggal keduanya yang bertajuk Dream Within a Dream. Di pameran ini, Liffi mengajak para pengunjung untuk masuk ke dalam mimpi-mimpinya yang dituangkan pada secarik kertas. Pameran Dream Within a Dream diadakan mulai 13 Februari hingga 5 April 2020 di ARTSPACE, West Building ARTOTEL Wahid Hasyim – Jakarta.

Liffi menghadirkan mimpi-mimpinya dalam bentuk lukisan cat air berwarna cerah pada pameran tunggal ini. Hasil karyanya banyak menampilkan sosok peri dan makhluk-makhluk fantasi lainnya yang sering Liffi temui dalam mimpi-mimpinya. Menurut Liffi, peri-peri mimpi inilah yang selama ini menjaganya dalam alam mimpi dan membuatnya dapat terus berkarya. Sosok peri-peri ini tertampang jelas dalam salah satu karya seninya, Madame Bloom. Elemen ini dikombinasikan dengan gaya khas Liffi yang dipengaruhi oleh ilustrasi buku anak-anak, ilustrasi kontemporer, dan manga.

Liffi mulai menggabungkan kecintaannya pada seni dengan mimpi-mimpinya di tahun 2016. Seniman berusia 22 tahun ini mengaku memang senang berkhayal dan membayangkan berbagai skenario yang akhirnya masuk dalam alam mimpinya. Awalnya, Liffi hanya menuliskan mimpi-mimpinya dalam Jurnal Mimpi sebagai catatan pribadi.

“Baru di tahun 2016 aku mikir. Daripada aku simpan sendiri, mending mimpi-mimpi ini aku jadiin karya,” ujar Liffi menceritakan awal sepak terjangnya.

Di bawah naungan Atreyu Moniaga Project, Liffi telah beberapa kali terlibat dalam pameran seni kelompok dan menjadi perwakilan Indonesia untuk pameran seni internasional Unknown Asia di Osaka, Jepang. Liffi juga diboyong oleh Youtuber Korea yang berbasis di Indonesia, Sunny Dahye untuk mengisi ilustrasi dalam bukunya, Sunny Everywhere. Sebelum mengadakan pameran Dream Within a Dream, Liffi juga sudah pernah menyelenggarakan pameran tunggal bertajuk Liffi Land.

Bukan Hanya Mimpi Indah

Meski hasil karya Liffi ditampilkan dalam warna-warna yang cerah, tidak semua lukisan ini merepresentasikan mimpi indahnya. Bahkan, Liffi sempat bercerita bahwa lukisan mimpi pertama yang dibuatnya berangkat dari mimpi yang sedih.

“Dulu aku punya kucing liar yang dipiara sama Mama. Suatu hari, kucing ini mati karena sakit. Aku nangis seharian sampai akhirnya aku mimpi dihampiri kucing itu. Terus waktu aku berusaha mengejar dia, dia menghilang gitu aja kayak bunga atau debu yang hilang tiba-tiba,” cerita Liffi dalam acara pembukaan pameran Dream Within a Dream (13/02/2020).

Liffi kemudian mengabadikan mimpi dan kenangannya bersama kucing itu dalam lukisan berjudul Veni Vidi Amavi V. Lukisan mimpi pertamanya ini menampilkan sosok outline kucing yang sedang berbaring tenang. Untuk mengisi tubuhnya, Liffi menggunakan gambar-gambar bunga dan dedaunan dengan perpaduan warna merah, krem, cokelat muda, dan hijau.

Liffi juga menampilkan salah satu mimpi buruknya dalam rangkaian karya seni Incar I dan Incar II. Dalam mimpinya, Liffi didatangi seekor gagak yang terus-menerus membisikkan hal-hal buruk tepat di telinganya. Lukisan Incar I menangkap sosok burung gagak ini, sementara Incar II memperlihatkan seorang gadis yang nampak sangat kecil dan ketakutan. Meski merepresentasikan mimpi buruk, Liffi tetap mempertahankan ciri khasnya dengan menggunakan warna-warna cerah dalam kedua lukisan ini. Lewat warna-warnanya yang cerah, Liffi ingin mengajak orang-orang untuk melihat hal yang baik dan indah meski berada dalam kondisi terpuruk.

Selain menampilkan karya seni berupa lukisan cat air, Liffi juga memamerkan lima buah karya papercut yang memiliki tema spiritual shaman alias cenayang. Karya papercut ini menggabungkan tokoh-tokoh spiritual Indonesia dan Jepang, yang sempat juga ditampilkan di Pameran Unknown Asia. Ada pula lukisan mural raksasa yang menampilkan sosok peri-peri mimpi di dinding utama ruang pameran. Lukisan mural ini Liffi selesaikan hanya dalam waktu lima hari.

Selain menampilkan karya-karyanya dalam Dream Within a Dream, Liffi juga berencana untuk mengadakan workshop di mana para pengunjung bisa belajar dan ikut melihat proses pembuatan lukisan cat air. Bila ingin lebih mengenal tokoh-tokoh dalam mimpi Liffi, pengunjung juga bisa mengikuti gallery tour yang rencananya akan diadakan selama beberapa kali selama pameran berlangsung. Di gallery tour ini, Liffi akan menjelaskan lebih dalam makna dari masing-masing karya seninya.

Teks: Levana Florentia | Editor: Melinda Yuliani

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here