Selain Koh Samui dan Phuket

0
329

Memilih berlibur di Thailand, terutama di pulau-pulaunya, pasti sudah terbayang nikmatnya ketenangan dan relaksasi maksimal berkat panorama khas daerah pesisir, serta suasana yang santai. Namun, jangan salah pilih pulau! Koh Samui dan Phuket sudah begitu populer, sehingga wisatawan yang menginginkan suasana pulau yang tidak disesaki turis perlu mempertimbangkan pulau alternatif.

Inilah sejumlah pulau eksotis di Thailand yang menarik dikunjungi jika ingin menyingkir dari keramaian Koh Samui dan Phuket.

  • Koh Lanta

Berada tidak begitu jauh dari Phuket, Koh Lanta menawarkan suasana yang lebih tenang, tanpa infrastruktur yang masif seperti pulau-pulau lainnya. Situasi pulau yang berjalan santai dan lengang membuat wisatawan lebih nyaman untuk menikmati suasana. Ada banyak pilihan pantai yang tersaji di Koh Lanta, namun Long Beach merupakan primadona.

Pantai ini aman untuk berenang dengan ombak yang tidak begitu kencang dan bebas dari karang dan landak laut. Perhatikan waktu kunjung, karena Koh Lanta biasanya tutup saat musim penghujan, yaitu antara Juni hingga Oktober. Beberapa resor tetap beroperasi namun sebagian besar pantai akan berisi tumpukan sampah.

  • Koh Lipe

Diucapkan “Koh Lee-pay”, pulau kecil ini merupakan pelarian yang sempurna bagi mereka yang mendamba suasana yang jauh dari hiruk-pikuk tipikal kota besar. Memang Koh Lipe akan ramai dengan wisatawan saat musim terbaiknya, sekitar November hingga April, tapi pengaruhnya tidak begitu signifikan dan wisatawan masih dapat menikmati masa rehatnya dengan tenang.

Pantai-pantai di Koh Lipe begitu menawan, dengan perairan yang tenang dan jernih, tidak begitu dalam sehingga ideal bagi mereka yang datang bersama buah hati, serta memiliki akses langsung dari pantai untuk snorkeling. Koh Lipe bukanlah tipikal pulau yang ideal untuk pesta dan menikmati hiburan malam, namun tepat bagi pasangan yang menginginkan suasana romantis.

• Koh Tao

Beberapa tahun terakhir Koh Tao menarik perhatian wisatawan dan kini berkembang sebagai salah satu destinasi untuk aktivitas scuba diving. Inilah yang menjadi alasan banyak pejalan memilih Koh Tao sebagai tempat untuk memperoleh sertifikat PADI untuk scuba diving, karena ketersediaan kursus menyelam dengan staf profesional dan berlisensi resmi.

Jika tidak menyelam, bersantailah di Pantai Sairee yang dihidupkan dengan jajaran pub dan pesta di tepi pantai saat malam menjelang. Walau begitu, Koh Tao tidak marak saat pekan Full Moon Party berlangsung, sehingga kebanyakan wisatawan bertolak ke Koh Pha Ngan untuk berpesta. Secara luas, Koh Tao lebih kecil dari Koh Samui dan lebih bersahabat dari segi bujet.

  • Koh Chang

Namanya jarang muncul di permukaan sebagai destinasi bahari di Thailand, padahal Koh Chang merupakan pulau terbesar kedua di Thailand. Pulau ini masih terbilang dekat jika diakses dari Bangkok, walau memang membutuhkan komitmen untuk menjangkaunya, yakni selama lima jam perjalanan menggunakan bus dan feri.

Posisinya yang lebih dekat dengan Kamboja mengakibatkan Koh Chang kerap memiliki cuaca yang berbeda dibanding pulau-pulau lainnya yang saat November diterpa hujan, Koh Chang tampil cerah dan bersinar di masa itu. Sebagai destinasi ideal untuk akhir pekan, pengunjung familiar dengan White Sand Beach yang kerap ramai di masa ini. Tinggalkan White Sand Beach dan pergilah ke selatan, menuju Lonely Beach yang lebih santai dan minim pengunjung.

  • Koh Samet

Koh Samet juga termasuk pulau yang cukup dekat bila diakses dari Bangkok sekitar empat jam perjalanan, sehingga ideal sebagai destinasi di akhir pekan, terutama oleh wisatawan lokal. Pulau ini tidak begitu besar, berbukit, dan beberapa bagian masih berupa kawasan hutan karena memang didesain untuk dijadikan taman nasional.

Beberapa pejalan memilih untuk menikmati sisa-sisa liburan berlatar pantai di Koh Chang dibandingkan terjebak dalam keramaian di Bangkok. Walau bersantai di pantai membuat kita enggan beranjak, tapi manfaatkan waktu dengan mengeksplor Koh Samet menaiki skuter yang dapat disewa di hotel atau di jasa penyewaan kendaraan.

Teks: Priscilla Picauly

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here