Agar Keuangan Sehat Saat Mudik Lebaran

Memasuki 90 hari sebelum tanggal keberangkatan mudik Lebaran, Tiket.com mengajak masyarakat untuk mulai membeli tiket lebaran sekaligus mengatur keuangan agar tak kewalahan harus membayar cicilan yang menunggu usai mudik. Tiket.com memprediksikan puncak pemesanan tiket mudik akan terjadi pada keberangkatan H-7 hingga H-3 Lebaran, yaitu sekitar akhir Mei hingga awal Juni 2019.

“Masyarakat sudah bisa mulai menyisihkan penghasilan mereka sedini mungkin dengan memprediksi pengeluaran apa saja yang diperlukan untuk mudik nantinya,” kata Gaery Undarsa selaku Co-Founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com. Jadi, menabung tidak terbatas pada saat memasuki bulan puasa saja.

“Lanjutkan dengan mempersiapkan bujet bulanan dengan memperkirakan jenis-jenis pengeluaran. Hal ini akan membantu supaya arus keuangan tidak defisit selama bulan puasa. THR dan bonus pun dari perusahaan juga dapat disisihkan sebagian guna memenuhi kebutuhan mudik,” tambahnya.

Sementara Aakar Abyasa selaku Pendiri dan CEO perusahaan konsultan keuangan Jouska Indonesia mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dengan Mudik Trap, istilah untuk menyebutkan keuangan yang tidak sehat saat mempersiapkan mudik. “Semakin banyak penghasilan kita, biasanya yang terjadi adalah gaya hidupnya pun semakin mewah. Karena itu jangan heran bila banyak orang yang berpenghasilan besar pun tetap merasa tak memiliki cukup uang untuk liburan lebaran.”

“Apalagi dengan kehadiran media sosial sekarang ini, banyak orang rela membeli tiket pesawat kelas bisnis hanya untuk konten Instagram, padahal sebenarnya hal tersebut tak perlu dan justru merusak anggaran keuangan mereka sendiri,” tambahnya.

Solusinya adalah mulai menabung dari jauh-jauh hari. Misalnya, bila gaji Rp 10 juta per bulan, dapat dianggarkan Rp 2 juta untuk liburan. Hal ini berarti selama setahun dapat menabung Rp 24 juta. Saat liburan, gunakan hanya Rp 15 juta, sementara sisanya ditabung sebagai investasi untuk liburan tahun berikutnya.

Bila anggaran tak memungkinkan, jangan memaksa membeli semuanya sekaligus. Mulailah dari membeli hal yang paling dibutuhkan, seperti tiket kereta atau pesawat, kemudian dilanjutkan dengan menabung untuk menyewa hotel dan mobil. Menjelang lebaran, THR yang didapatkan bisa digunakan untuk keperluan lainnya. Pastikan juga untuk menyisihkan sebagian THR untuk ditabung.

Berbagai Layanan Menyambut Lebaran

Selama masa penjualan tiket kereta untuk lebaran, Tiket.com memberikan diskon sebesar Rp 30.000 yang berlaku hingga 24 Februari 2019. Selain itu, untuk setiap pembelian tiket kereta di Tiket.com, pelanggan akan mendapatkan keuntungan tambahan berupa makanan dan minuman gratis yang akan diberikan langsung pada saat keberangkatan oleh petugas kereta.

Sementara untuk pembelian tiket pesawat dan akomodasi, nantikan Online Ticket Week yang hadir menjelang Lebaran (pantau terus situs dan media sosialnya agar tak ketinggalan). Tiket.com juga menyediakan layanan penjemputan mobil shuttle gratis dari beberapa bandara tertentu untuk keberangkatan dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Tiket.com juga telah bekerja sama dengan rental mobil di lebih dari 50 kota di Indonesia untuk menghadirkan layanan tersebut untuk pelanggannya. “Kita adalah online travel pertama yang menawarkan fitur tersebut dengan harga yang terjangkau. Misalnya, untuk sewa mobil di Bandung tarifnya mulai Rp 250.000 per 12 jam, sudah termasuk supir,” ucap Gaery.

Dengan semakin mudahnya pemesanan tiket mudik dan layanan yang diberikan, Tiket.com optimis pemesanan tiket mudik dapat naik dua kali lipat dari tahun lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here