Jumlah Kunjungan Wisman ke Jepang di 2018 Pecahkan Rekor

0
344

Japan National Tourism Organization (JNTO) mengumumkan bahwa jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Jepang menembus 30 juta orang. Rekor tertinggi sepanjang masa ini mengalahkan rekor di tahun sebelumnya, dengan jumlah kunjungannya yang meningkat sebesar 8,7 persen. 

“Jumlah wisatawan asal Amerika Serikat juga meningkat 11 persen,” kata Naohito Ise, Direktur Eksekutif JNTO di New York. “Semakin banyak orang yang kini datang kemari untuk mencari destinasi lain selain Tokyo dan Kyoto untuk mengungkap area lain di Jepang yang masih belum populer di kalangan turis.” 

Selain Tokyo

Ya, di luar Tokyo dan Kyoto, memang masih banyak lagi destinasi menarik lainnya di Jepang. Sebut saja Yokohama. Kota kedua terbesar di Jepang ini merupakan bekas desa nelayan dan baru menjadi kota perdagangan modern ketika Shogun Tokugawa membukanya sebagai pelabuhan. Berkunjung ke sini, tak lengkap rasanya tanpa menyambangi Cup Noodles Museum untuk melukis cup  dan mengisinya dengan mi instan dan kombinasi rasa pilihan.

Berjarak sekitar 85 kilometer di barat daya Tokyo dan dapat ditempuh dalam 90 menit naik mobil maupun kereta, Hakone adalah salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan Gunung Fuji. Pengalaman tersebut akan semakin lengkap dengan naik kapal dengan pelayaran yang berawal di Togendai-ko dengan keberangkatan setiap 30 menit (cek jadwal di www.hakone-kankosen.co.jp). 

Sementara Kamakura menawarkan pesona kota kecil. Walau atraksinya tersebar, wisatawan dapat mengaksesnya dengan berjalan kaki. Sebut saja The Great Buddha. Terletak di dalam kompleks Kuil Kotokuin, patung The Great Buddha atau Daibutsu adalah atraksi wisata paling terkenal di Kamakura. Kotoku-in sendiri dibangun pada 741 dan patung Buddhanya menyusul dibangun pada 1252. Setinggi 11,31 meter dan seberat 121 ton. Penulis asal Inggris ini memang pernah mengunjungi Jepang pada 1889 dan 1892.

Menurut Ise, jumlah kunjungan wisman ke Jepang akan semakin meningkat di tahun 2019 saat Negeri Sakura ini menjadi tuan rumah dari berbagai acara olahraga internasional. Sebut saja IAAF World Relays (Mei), ISA World Surfing Games (September), Rugby World Cup (September-November), Formula 1 Japanese Grand Prix (Oktober), dan Trampoline World Championships (November-Desember). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here