Uniknya Sajian Sashimi ala Ternate di Pasar Higienis Bahari Berkesan

0
4270
Foto: Instagram @kaumrestaurant

Sajian sashimi tidak hanya ada Jepang saja. Ternate, Maluku Utara yang merupakan daerah pesisir, ternyata juga punya sajian kuliner serupa yang dikenal dengan nama gohu ikan. Gohu ikan biasanya berbahan dasar ikan tuna, namun jika sedang tidak musimnya akan diganti dengan ikan cakalang.

Menu gohu ikan dapat kita jumpai dengan mudah jika berkunjung ke Ternate, salah satunya di kawasan Pasar Higienis Bahari Berkesan yang berlokasi di Tapak (dekat Pasar Tradisional Gamalama). Beroperasi sedari dini setiap harinya, di belakang pasar ini terdapat jejeran warung makan tradisional yang menyediakan menu gohu ikan.

Foto: Dok. Google Maps Zainul Abidin Syah Andong

Satu porsi menu gohu ikan dihargai sekitar Rp30.000. Selain harganya yang terjangkau, cita rasa ikan gohu pun unik, yaitu rasa asam, manis, gurih, dan sedikit pedas berpadu dengan kenyalnya daging ikan yang segar.

Cara membuatnya juga cukup mudah. Daging ikan tuna mentah yang masih segar dipotong dadu kecil-kecil, lalu dicuci bersih. Setelah itu dilumuri dengan perasan jeruk nipis dan diberi garam secukupnya, tidak lupa dicampur dengan rajangan kasar daun balakama (daun kemangi).

Sembari menunggu bumbunya meresap, kamu dapat menyiapkan rajangan bawah merah dan potongan cabai rawit yang ditumis dengan minyak kelapa hingga harum. Nantinya, tumisan tersebut bisa langsung disajikan bersama daging ikan yang tadi didiamkan. Gohu ikan bisa dinikmati sebagai makanan pendamping nasi, bubur sagu, kasbi rebus (singkong), pisang rebus, dan batata rebus (ubi jalar).

Bagi sebagian orang yang tidak terbiasa dengan sajian daging mentah mungkin akan terlihat ragu-ragu saat melihat tampilan menu satu ini. Namun, tak ada salahnya untuk mencicipinya, siapa tahu langsung ketagihan. Lagipula gohu ikan merupakan salah satu primadona kuliner khas dari negeri para raja yang patut dicoba.

Oh ya, saat memesan gohu ikan, pastikan menyebutkan namanya dengan lengkap. Bila hanya menyebut “gohu”, kemungkinan besar yang tersaji adalah rujak papaya muda khas Sulawesi Utara yang juga tidak kalah terkenalnya.

Teks: Dionesia Ika | Editor: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here