Tak Kalah Cantik, Ini 3 Atraksi Selain Nature’s Window di Kalbarri

0
3313

Pernah mendengar nama Nature’s Window? Atau pernah melihat foto pemandangan  sebongkah batu pasir kemerahan dan berlapis-lapis, yang di tengahnya berlubang besar seperti jendela? Panorama ikonis ini merupakan salah satu atraksi utama di Taman Nasional Kalbarri, Australia Barat, yang bisa ditempuh dari Perth dengan enam jam berkendara.

Pemandangan ngarai dari balik “jendela” tersebut memang luar biasa indah. Namun, Taman Nasional Kalbarri juga memiliki sejumlah atraksi menarik lainnya, seperti berikut ini.

  • The Loop

Sesuai namanya, hamparan pulau berpasir putih yang mengular di dasar ngarai di sini terbentuk akibat erosi batu pasir selama jutaan tahun, yang serpihannya kemudian dibawa arus Sungai Murchison dan terakumulasi di area yang dangkal. Pejalan dapat trekking di Loop Trail sepanjang delapan kilometer yang menantang, namun menyajikan pemandangan menakjubkan.

  • Z Bend Lookout

Tempat untuk menikmati pemandangan (lookout) yang berada di puncak formasi ini menyajikan hamparan ngarai berlatarkan Sungai Murchison yang eksotis. Dapat diakses melalui jalur khusus pejalan kaki sejauh 500 meter dari tempat parkir, bila merasa fit dapat turun ke dasar ngarai melalui anak-anak tangga curam. Berhati-hatilah, karena jalur menuju sungai dihiasi batu-batu yang bila diinjak akan terlepas dari tanah yang kering.

  • Tebing-tebing tepi pantai

Di sepanjang pantai di kawasan Kalbarri, terhampar tebing dramatis yang terbentuk akibat erosi oleh air dan angin, sehingga menampakkan lapisan sedimen yang tampak bagai motif unik pada bebatuan pasir, seperti Red Bluff, Mushroom Rock, Rainbow Valley, dan Eagle Gorge.

Tebing-tebing tersebut juga dapat dinikmati dengan pelayaran selama 90 menit sambil menikmati matahari terbenam. Di musim panas, sunset cruise berangkat pukul 17:30 dan di musim panas pukul 16:30. Karena Kalbarri merupakan salah satu destinasi memancing utama di Australia Barat, tersedia juga operator yang melayani tur memancing. Memancing aneka ikan karang berlatarkan tebing-tebing dramatis dapat menjadi pengalaman tak terlupakan.

Teks: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here