Tokoh Dunia yang Menginspirasi Perjalanan #2: Van Gogh

Pernah mendapat tantangan untuk menjawab nama tokoh yang ingin Anda ajak makan malam sambil berbincang seru? Bila tokoh terkenal berikut menginspirasi Anda, mungkin sudah saatnya merencanakan perjalanan ke tempat yang dekat dengan kehidupan mereka.

Arles, Prancis

Vincent van Gogh melukis lebih dari 300 lukisan dalam satu tahun pertama ketika ia pindah ke Arles. Berjalan pada malam hari melewati Place du Forum, pandangan akan tertuju pada Terrace Cafe, yang kemudian diabadikannya dalam salah satu lukisan terkenalnya. Ia mendeskripsikan Arles sebagai satu-satunya tempat ketika malam tidak perlu dilukis dengan hitam, melainkan bisa dengan biru, ungu, dan hijau yang dikelilingi iluminasi sulfur kuning pucat dan hijau limau.

“I often think that the night is more alive and more richly colored than the day.” (Vincent van Gogh)

Di pagi yang kelabu, ia duduk di salah satu kursi taman di depan Trinquetaille Bridge dan melukis Staircase of the Trinquetaille Bridge dengan mood yang sendu dan melibatkan banyak warna pucat. Di musim semi itu van Gogh menyewa Place Lamartine untuk tempat berkarya bersama beberapa seniman lain, di mana kemudian Place Lamartine diabadikan dalam lukisan berjudul Yellow House. Di malam hari, van Gogh pergi ke Sungai Rhone untuk melukis pemandangan Starry Night Over the Rhone. Semasa hidupnya ia menderita epilepsi, selain mengalami halusinasi dan delusi, sehingga pada 1889, ia memotong sebagian telinga kirinya dan sejak itu ia menjadi pasien rumah sakit jiwa.

Tahukah Anda?

Ciri lukisan van Gogh adalah penggunaan kuning dan oranye yang terang. Kebanyakan orang mengaitkan hal ini dengan kecanduannya akan absinthe, minuman keras berkadar alkohol 72 persen. Ia hampir selalu meminum absinthe dan hal ini membuatnya melihat warna-warna kuning dan oranye dengan lebih terang dan hal ini ternyata ikut mempengaruhi palet warnanya. Semasa hidupnya, van Gogh hidup miskin dan hanya berhasil menjual satu lukisan, yaitu yang berjudul “Red Vineyard at Arles”.

Teks: Melinda Yuliani

Baca juga: Tokoh Dunia yang Menginspirasi Perjalanan #3: J.R.R Tolkien
Sebelumnya: Tokoh Dunia yang Menginspirasi Perjalanan #1: Mozart

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here