Terminal 2 Changi Hentikan Operasi Selama 1,5 Tahun

Terminal 2 Bandara Changi Singapura akan menangguhkan seluruh kegiatan operasi selama 1,5 tahun. Maskapai penerbangan yang beroperasi di terminal berusia 30 tahun ini akan dipindahkan ke tiga terminal lainnya untuk sementara waktu. Penangguhan operasi terminal 2 akan dilaksanakan mulai 1 Mei 2020.

Penangguhan ini didorong oleh kondisi industri penerbangan yang mengalami penurunan sejak pandemi corona. Menteri Perhubungan Singapura Khaw Boon Wan menyebutkan bahwa keputusan ini memungkinkan operator bandara Changi Airport Group (CAG), beserta para penjual dan maskapai penerbangan, untuk mengurangi biaya operasionalnya selama masa-masa sulit ini.

Penutupan Terminal 2 juga memungkinkan proses renovasi dapat berlangsung lebih cepat. Sebelumnya, CAG telah mengumumkan akan melakukan renovasi Terminal 2 pada Januari 2020 lalu. Renovasi ini memungkinkan Terminal 2 untuk menangani tambahan lima juta penumpang per tahun. Renovasi yang tadinya direncanakan selesai pada 2024, kini diperkirakan dapat selesai di tahun 2023.

Pengurangan Operasi di Terminal 4

Sementara itu, kegiatan operasional di Terminal 4 juga telah dikurangi secara signifikan menyusul sangat sedikitnya maskapai penerbangan yang masih beroperasi di sana. Hanya ada sejumlah kecil gate yang tetap digunakan. Toko-toko pun ditutup lebih awal, setelah penerbangan terakhir di hari itu.

CAG juga mempertimbangkan opsi penangguhan operasi di Terminal 4 jika maskapai yang masih tersisa memilih untuk menghentikan atau menyesuaikan jadwal penerbangan mereka. Namun, CAG tetap akan siap memulai kembali semua kegiatan operasionalnya begitu maskapai-maskapai mengonfirmasi siap terbang.

Teks: Levana Florentia | Editor: Melinda Yuliani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here