8 Atraksi Wisata Terbaik di Selayar

0
567

Pulau yang pernah menjadi tempat persinggahan kapal-kapal dari Eropa yang ingin mencari rempah-rempah di Kepulauan Maluku ini telah lengkap sebagai tempat wisata. Selain pesona alam berupa pantai dan alam bawah airnya yang cantik, kawasan ini juga memiliki budaya dan kuliner yang unik. Selagi di Selayar, jangan lewatkan kunjungan ke atraksi wisata berikut.

Pantai Baloiya. Dijuluki sebagai Tanah Lot-nya Sulawesi Selatan, pantai ini letaknya tak jauh dari Kota Benteng. Dengan hamparan pasir pantai yang putih dan laut biru yang tenang, pantai tak pernah sepi dari kunjungan wisatawan saat akhir pekan. Pantai ini juga merupakan lokasi favorit untuk foto prewedding karena memiliki latar yang cantik berupa laut, pulau kecil, dan perahu-perahu nelayan yang bersandar.

• Kampung Bitombang. Kampung Bitombang yang terletak di Kelurahan Bontobangun, Kecamatan Bontoharu, tetap mempertahankan lingkungannya yang sudah diwariskan turun-temurun. Karena lingkungan desanya yang berbukit-bukit curam, rumah-rumah penduduk yang telah berusia ratusan tahun di sini dibangun di atas kayu dari pohon holasa hingga setinggi 15 meter. Semua bangunan dibuat dari kayu dan daun kelapa untuk bagian atapnya, sehingga berjalan-jalan di sekitar kampung ini, terutama bagi pecinta fotografi, akan dapat membawa pulang banyak objek yang eksotis.

• Pantai Barat Selayar. Pantai di sebelah barat pulau ini, seperti Liang Kareta dan Liang Tarrusu, memiliki pasir putih dan formasi batu karang, sehingga membuat pemandangannya semakin eksotis. Karena Selayar belum ramai turis, maka pantai-pantai ini sepi dan hanya di akhir pekan sesekali tampak warga setempat yang bersantai di sini. Pantai Liang Kareta dan Liang Tarrusu terletak berdekatan dan untuk menuju ke sini dapat menyewa perahu dari masyarakat setempat atau menghubungi Selayar Dive Resort (T. 081244809940) agar dapat berangkat dari dermaga di resor yang berlokasi di Pantai Baloiya tersebut. Alternatif lainnya adalah dengan menghubungi komunitas Sileya Scuba Divers yang para anggotanya sering berkumpul di Kafe Tempat Biasa. Mereka dapat mengaturkan perjalanan untuk keliling Selayar, termasuk mengunjungi pantai-pantai di sebelah barat pulau.

• Pantai Tersembunyi. Terletak sekitar 35 kilometer di utara Kota Benteng, pantai yang berada di Desa Bungaiya, Kecamatan Bontomate’ne ini terbilang jauh dari hiruk-pikuk wisatawan. Lokasinya yang tersembunyi dengan tebing batu dan pepohonan lebat di sekelilingnya ini juga menawarkan pemandangan pantai berpasir putih dengan gugusan pulau-pulau kecil di perairannya yang jernih. Jangan lupa untuk membawa bekal dalam keranjang piknik dan tikar untuk digelar di bawah teduhnya pepohonan di bibir pantai sambil menikmati angin sepoi-sepoi. Surga tersembunyi ini bisa diakses dengan kendaraan roda empat atau roda dua.

• Menyelam di Pantai Timur. Pantai Timur didominasi dinding karang yang curam dan dipenuhi koral lunak, overhang, maupun gua kecil. Di Pantai Timur terdapat sebuah resor menyelam yang memang sangat menjaga kondisi bawah air di sekitarnya, sehingga pertumbuhan koralnya sangatlah luar biasa, terutama di sekitar Selayar Dive Resort. Pelagis maupun hewan makro dapat ditemukan di sini dengan saat terbaik untuk menyelaminya adalah di pagi hari (sebelum pukul 08:00). Sedangkan secara umum, waktu terbaik untuk menyelam di Pantai Timur adalah antara bulan Oktober dan April, ketika sedang musim angin barat.

• Serakan Kisah Masa Lalu. Perairan Selayar pernah riuh dengan jalur dagang bagi kapal-kapal asing. Dalam sastra La Galigo dikisahkan Sawerigading pernah membawa Gong Nekara dari Tiongkok yang kemudian dibawa ke Selayar. Gong Nekara adalah semacam gong yang terbuat dari perunggu, berbentuk seperti alat musik gendang dengan ukiran-ukiran antik di sisi gong. Harta karun Selayar ini konon merupakan satu dari dua Gong Nekara yang ada di dunia – Gong Nekara lainnya berada di Vietnam. Meski pernah diincar oleh para pemburu harta karun, Gong Nekara saat ini aman tersimpan di Kampung Matalalang, Desa Bontobangun, Kecamatan Bontoharu.

 Melestarikan Penyu. Selayar adalah salah satu dari sedikit tempat di Indonesia yang gerakan swadaya masyarakatnya patut diacungi jempol. Komunitas pecinta laut yang disatukan lewat kegiatan menyelam, Sileya Scuba Divers, membina masyarakat di Dusun Tulang, Desa Barugaiya, Kecamatan Bontomanai, untuk melestarikan penyu yang sering mampir bertelur di pantai desa mereka. Dikoordinir warga setempat, kini di pantai Dusun Tulang telah dibuat sebuah pondok khusus untuk menampung telur penyu dan tukik-tukik yang telah menetas sebelum dilepas ke laut. Warga juga secara berkala melakukan patroli di pantai pada malam hari untuk mencari penyu yang sedang atau akan bertelur. Setelah selesai bertelur, mereka akan mengamankan telur-telur tersebut agar tidak terburu dimangsa binatang (biasanya anjing) atau diambil orang untuk dijual ke pasar. Siapa pun -warga setempat maupun turis – dapat “mengadopsi” telur dengan menyumbangkan sejumlah uang secara sukarela untuk biaya pelestarian penyu.

• Melahap Nasi Santan. Lelah menjelajah Selayar, mampirlah ke Warung Nasi Santan Mas Agus yang terkenal di Kota Benteng. Warung yang sudah dikenal hampir seluruh warga Selayar ini buka dari pukul 07:00 hingga sore setiap harinya. Nasi Santan yang populer sebagai kuliner khas Selayar ini berupa nasi yang dimasak dengan santan kelapa dan disantap dengan ikan baronang bakar. Pilihan lain untuk mencicipi nasi santan adalah di Warung Nasi Santan Dika Jl. Sultan Hasanuddin No. 58 (T. 0414 – 22034).

Akses ke Selayar

Garuda Indonesia kini melayani rute penerbangan dari Makassar ke Selayar, di mana ini merupakan kota kedua di Sulawesi Selatan yang disambangi Garuda Indonesia setelah Palopo. Beroperasi tiap Senin, Rabu, dan Jumat dengan pesawat jenis ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang, rute ini berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (Makassar) pukul 14:40 WITA dan tiba di Bandara Aroeppala (Selayar) pukul 15:00 WITA. Sedangkan untuk penerbangan sebaliknya, pesawat berangkat dari Bandara Aroeppala pukul 15:35 WITA dan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 16:15.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here