Jember Fashion Carnaval 4H/3M

1
499

Kota kecil di Jawa Timur ini semakin dilirik sebagai destinasi wisata bagi pecinta busana maupun fotografer mode sejak konsisten menyenggarakan Jember Fashion Carnaval (JFC). Diklaim sebagai karnaval keempat terbaik di dunia, tahun ini JFC akan digelar 7 hingga 12 Agustus, di mana peserta karnaval dengan kostum-kostum menawan akan melintas di catwalk terpanjang di dunia, yaitu di jalan protokol kota Jember sepanjang 3,6 kilometer. Untuk menikmati karnaval ini tidak dipungut biaya, namun bila ingin memotret dengan nyaman dapat membeli tiket VIP untuk dapat berada di area khusus dengan posisi terbaik tanpa harus berdesak-desakan di keramaian.

Bagi yang ingin menyaksikannya, silakan menggunakan rencana perjalanan berikut sebagai panduan.

HARI 1

Setibanya di Bandara Notohadinegoro, Kabupaten Jember, dapat langsung mengunjungi Coffee and Cocoa Science Techno Park untuk melihat proses pengolahan kopi dan cokelat.

Setelah makan siang, dapat menuju Tanjung Papuma yang terletak di selatan Jember, atau tepatnya di Desa Sumberejo. Pantai yang dikelilingi hutan lindung ini masih jarang pengunjung sehingga kebersihannya masih terjaga. Merupakan pantai yang fotogenik karena terdapat karang dramatis yang menjulang dari perairan, di sini juga terdapat warung makan yang menjual ikan bakar dan kelapa muda. Pantainya sendiri kurang aman untuk direnangi karena ombaknya yang besar dan keberadaan karang tajam di sekitar perairannya.

Perjalanan hari ini ditutup dengan menuju pusat kota Jember untuk makan malam, check-in di hotel, dan istirahat.

HARI 2

Setelah sarapan, menuju PT BIN (Boss Image Nusantara) untuk melihat proses pembuatan cerutu (Jember sangat terkenal dengan keunggulan cerutu yang tidak dimiliki oleh kota lain). Setelah makan siang, langsung menuju area karnaval untuk menyaksikan JFC.

Makan malam bisa dilakukan di restoran lokal untuk mencicipi masakan khasnya, kemudian kembali ke hotel untuk istirahat karena besok mesti bangun sepagi mungkin.

HARI 3

Bangun pukul 04:30 untuk kemudian bersiap-siap dan check-out karena akan menempuh perjalanan selama sekitar empat jam menuju Taman Nasional Baluran. Memasuki gerbang taman nasional ini, pengunjung akan disambut dengan hutan, sebelum kemudian mata dimanjakan oleh sabana seluas 300 hektar di daerah Bekol. Layaknya safari di Afrika, Sabana Bekol dihuni rusa, kera ekor hitam, biawak, kawanan banteng, anjing hutan, dan bila beruntung, macan tutul yang sudah nyaris punah. Dengan waktu terbaik Maret hingga November, keindahan Baluran juga dapat dinikmati dari atas menara pandang di Bekol.

Setelah puas mengekspor Baluran, menuju hotel di Banyuwangi untuk check-in dan istirahat.

HARI 4

Sebelum menuju bandara, dapat menyempatkan diri untuk mampir ke Desa Adat Kemiren untuk melihat kebudayaan suku setempat, serta mampir ke toko oleh-oleh untuk membeli buah tangan khas Banyuwangi.

Untuk reservasi paket tur sesuai dengan rencana perjalanan di atas, dapat langsung mengunjungi laman berikut.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here