Ke Mana Saja di Kuala Lumpur?

0
641

Sekadar transit atau memang mendedikasikan beberapa hari untuk menjelajahi Kuala Lumpur? Berikut kami hadirkan beberapa rekomendasi kegiatan, yang kami bagi ke dalam dua kategori, yaitu wisata kuliner dan wisata belanja, karena memang Kuala Lumpur terbaik di bidang tersebut!

WISATA KULINER

Kedai Makanan Yut Kee

Berlokasi di sebuah gedung peninggalan kolonial, kopitiam ini telah berdiri sejak 1928 dan dikelola secara turun-temurun. Menawarkan aneka hidangan nasi, mi, sop, telur, dan roti, lengkapi acara bersantap dengan kopi peng dan teh tarik yang disajikan panas atau dingin. Meski menyajikan menu-menu sapi dan ayam, namun menu favorit di sini adalah Pork Roll atau daging babi panggang yang digulung sayuran kemudian dibakar dan disajikan dengan saus apel spesial. Menu spesial yang hanya ada setiap Jumat dan Minggu di jam makan siang ini saking lakunya habis dalam hitungan menit saja. Kedai Makanan Yut Kee buka setiap hari kecuali Senin pukul 08:00 hingga 16:00. (35, Jalan Dang Wangi, Chow Kit, akses: Stasiun Bukit Nanas dan berjalan kaki 650 meter).

Kopitiam adalah sebutan bagi kedai kopi tradisional di kawasan Asia Tenggara yang dikelola keturunan imigran Tiongkok. Istilah kopitiam berasal dari gabungan kata “kopi” dan “tiam” yang berarti kedai dalam bahasa Hokkien. Di Indonesia, kopitiam banyak terdapat di Batam dan Medan, sementara kopitiam di Singapura konon mencapai lebih dari 2.000 gerai. Kopitiam di Malaysia menghadirkan makanan khas setempat, selain aneka hidangan Tiongkok.


Sri Nirwana Maju

Menyajikan hidangan India dan Malaysia dengan menu andalan Nasi Ayam Briyani yang tersaji di atas daun pisang, selain the tarik, direkomendasikan untuk mencicipi Limau Ais atau Lassi yang berbasis yoghurt. Buka setiap hari pukul 10:00 hingga 01:30, restoran ini dinobatkan sebagai Best Indian Restaurant oleh Time Out KL Food Awards pada 2010, 2011, dan 2013, selain Best Banana Leaf Restaurant pada 2012 dan Kuala Lumpur’s Top 20 Restaurants versi CNN Travel. Disarankan untuk datang di luar pukul 12:00 hingga 14:00. (43, Jalan Telawi 3, Bangsar Baru).

Enakkl

Menu andalannya adalah rendang dan botok-botok atau ikan makarel yang dimasak dengan sembilan jenis dedaunan, seperti daun papaya, daun laksa, dan daun singkong. Semua hidangan disajikan secara artistik agar menggugah selera. Aneka sambal, seperti sambal bajak, sambal hijau, dan sambal belacan, juga menjadi andalan restoran yang berkomitmen menaikkan kelas hidangan tradisional tanpa mengkompromikan keotentikan rasa. Sejak 2009 hingga 2013, restoran yang buka setiap hari pukul 12:00 hingga 24:00 ini merupakan Best Malay Restaurant versi Time Out KL Food Awards, selain termasuk dalam Kuala Lumpur’s Top 20 Restaurants. (LG2, Feast Floor, Starhill Gallery, 181 Jalan Bukit Bintang,

Madam Kwan’s

Beroperasi sejak 1977, menu utamanya Nasi Lemak, paduan nasi yang dimasak dengan santan kelapa dan daun pandan dengan aroma khas dan rasa gurih. Sebagai pelengkapnya, tersaji ayam kari berukuran besar, sambal ikan bilis, potongan telur rebus, udang, dan potongan mentimun. Tersedia pula Nasi Bojari, yaitu nasi tiga warna dari beras putih, kuning, dan merah yang disajikan dengan paha ayam goreng, rendang, dan udang asam. Kementerian Pariwisata Malaysia menobatkan Nasi Lemak Madam Kwan’s sebagai Nasi Lemak Terbaik di Malaysia dan bila ingin mampir ke sini, datanglah antara pukul 10:00 dan 22:00. (Level 1 Pavilion, Jalan Bukit Bintang).

Restoran Kim Lian Kee

Merupakan salah satu restoran tertua di Jalan Petaling, restoran dua lantai ini terkenal akan mi goreng Hokkien sejak 1927. Menggunakan mi buatan sendiri yang kenyal dan tebal, mi dimasak bersama cumi-cumi, udang, aneka sayuran, kemudian disajikan di atas piring beralaskan daun pisang. Menu lainnya yang patut dicicipi adalah Yang Zhou Fried Rice, bubur ayam, Claypot Style Loh Shu Fen, Claypot Style Yee Mee, dan Moonlight Kuey Teow. Restoran ini buka setiap hari kecuali Rabu mulai 07:00-16:00 dan 17:00-05:00. (49, Jalan Petaling).

WISATA BELANJA

Datanglah saat 1Malaysia Year-End Sale berlangsung pada 14 November 2015 hingga 3 Januari 2016, ketika lebih dari 350 pusat perbelanjaan di Malaysia – 120 di antaranya di Kuala Lumpur – serentak menggelar program belanja menarik dengan potongan hingga 90 persen. Tak perlu bingung memulai dari mana, berikut beberapa pusat perbelanjaan yang dapat dikunjungi:

Suria KLCC

Berada di bawah Menara Petronas, enam lantainya dipenuhi merek-merek internasional ternama, selain food court, bioskop, Science Discovery Centre, dan akuarium. Usai berbelanja, naiklah ke puncak Menara Petronas dengan membayar 80 ringgit untuk berjalan di Skybridge yang menghubungkan kedua menara di lantai 41 dan 42, kemudian menuju lantai 86 untuk menikmati pemandangan Kuala Lumpur dari ketinggian.

Pavilion Kuala Lumpur

Pusat perbelanjaan yang berdiri pada 2007 di Jalan Bukit Bintang ini menawarkan berbagai produk fashion dari merek-merek ternama, selain juga bioskop, spa, dan fasilitas hiburan lainnya.

Starhill Gallery

Memadukan galeri seni dan pusat perbelanjaan, bangunan unik di Jalan Bukit Bintang yang berdampingan dengan JW Marriott Hotel dan Ritz Carlton Kuala Lumpur ini tempat untuk mencuci mata dengan menikmati produk-produk ternama dunia, yang didukung ratusan restoran dan tempat hiburan.

Sungei Wang Plaza

Pusat perbelanjaan tertua yang terhubung dengan Bukit Bintang Plaza atau BB Plaza ini terletak di Segitiga Emas Kuala Lumpur. Bangunan enam lantai yang disebut T-Zone atau Zona Trendy ini setiap lantainya menawarkan produk kecantikan, busana, aksesoris, hingga beragam barang elektronik.

Berjaya Times Square Kuala Lumpur

Salah satu tempat perbelanjaan terbesar ini letaknya tak jauh dari stasiun monorel Imbi. Lebih dari 700 gerai berada di 10 lantai tempat perbelanjaan yang juga sangat populer ini. Di dalamnya juga terdapat taman hiburan indoor, teater IMAX, bank, hingga arena permainan bowling.

Central Market

Sejak 1980-an, tempat ini disulap menjadi pasar modern untuk berwisata belanja. Bagian dalam Central Market terbagi berdasarkan tema yang merepresentasikan kekayaan budaya di Malaysia, misalnya Lorong Melaya, replika Jonker Street di Melaka, dan Little India.

Beryl’s Chocolate

Toko cokelat Malaysia di 38 Jalan Utara dekat Jalan Imbi ini menggunakan cokelat yang ditanam di Sarawak dengan biji dari Ghana. Dengan kualitas biji cokelat terbaik, Beryl’s mengolahnya menjadi cokelat aneka rasa. Di toko yang bertempat di sebuah rumah tua ini, ruangan demi ruangan memajang cokelat dengan rasa yang berbeda-beda karena Beryl’s memiliki lebih dari 100 variasi rasa, mulai dari tiramisu sebagai best-seller, hingga yang unik seperti durian, wasabi, dan cabai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here