Makanan Khas Thailand Utara Ini Wajib Dicoba!

0
673

Pecinta kuliner akan dimanjakan bila berkunjung ke kawasan Thailand Utara karena akan dapat mencicipi koleksi masakan Lanna yang tidak terdapat di kota-kota lain di Thailand, seperti berikut:

Khao Soi

Mi kering khas Thailand Utara ini berkuah kari pedas dengan daging ayam atau sapi, serta terhidang bersama sambal, acar kubis, bawang merah mentah, dan irisan jeruk nipis. Khao Saoi banyak ditemukan di Chiang Mai, mulai dari kaki lima hingga hotel bintang lima, namun yang direkomendasikan adalah gerai Lam duan Faham atau Samoer Jai, keduanya di Charoenrat Road.

Sai Ua

Sosis khas Thailand Utara ini terbuat dari daging babi cincang dengan lengkuas, cilantro, daun bawang, lada hitam, sereh, dan pasta cabai. Untuk mencicipinya, antrelah di Damrong yang berada di Pasar Warorot (lantai dasar di gedung utama, buka pukul 05:00 – 18:00). Lapak yang telah berjualan selama 50 tahun ini merupakan lapak tersibuk di Pasar Warorot. Karena pedas, warga setempat menyantapnya dengan ketan atau kerupuk kulit babi (kaeb moo).

Nam Prik Noom

Penganan ini adalah cabai hijau bakar yang dihaluskan bersama bawang putih, bawang merah, dan rempah lainya sebagai condiment untuk disantap bersama ketan. Produk Chiang Mai paling terkenal ini tersedia di lantai dasar Pasar Warorot (buka setiap hari pukul 05:00 – 18:00) dengan merek Jae Hong sebagai yang paling terkenal dan menawarkan beragam tingkat kepedasan.

Kalamae

Penganan manis ini mirip dodol dan “kalamae” adalah pengucapan warga Thailand untuk kata “caramel”. Terbuat dari sirup gula merah, beras ketan, dan santan yang ditaburi biji wijen, warga Thai membuat dodol ini untuk acara-acara istimewa. Savoey di Pasar Warorot adalah toko kalamae tertua di Chiang Mai (buka setiap hari pukul 08:00 – 17:30). Selain dibungkus kecil-kecil dengan daun nipah, kalamae juga hadir dalam bungkus plastik bening dan dodolnya sendiri ada yang merah, hijau, hijam, dan cokelat.

Kaeb Moo

Keripik kulit babi yang sebelum digoreng dibumbui dengan garam, bawang putih, dan cengkih ini adalah teman setia nam prik noom. Merek Amporn di Pasar Suthep (buka setiap hari pukul 05:00 – 18:00) dan Ton Payorm menawarkan dua jenis kaeb moo, yaitu keripik biasa dan keripik dengan lemak yang masih menempel. Karena kaeb moo mudah hilang kerenyahannya, di Jae Hong tersedia yang belum digoreng.

Sarabao

Merupakan pao buatan warga Thailand keturunan Tiongkok (Sino-Thai), yang paling. terkenal adalah buatan Wikun Panich di San Pakoi (dekat Jembatan Nawarat di Charoen Muang Road, buka setiap hari pukul 06:00 – 16:00) yang telah berjualan lebih dari 60 tahun. Selalu diantre pengunjung, isi pao-nya daging babi cincang, kuning telur, dan sosis Tiongkok, selain tersedia juga isi kacang hitam tumbuk dan krim.

 Bersantap ala Khantoke

Gaya bersantap tradisional Thailand Utara ini hidangan disajikan dalam piring-piring besar di atas meja bulat setinggi paha (mirip lesehan di Indonesia). Biasanya menunya berupa cocolan sambal (nam prik ong dan nam prik noom) dengan kulit babi goreng (kaeb moo), sosis pedas Chiang Mai (sai ua), kari khas Thailand Utara (kaeng hang leh), dan kudapan yang dibungkus daun kaduk (Piper sarmentosum) atau daun cangkring (Erythrina fusca yang dalam bahasa setempat disebut miang kham). Semua menu ini disantap dengan nasi, dan kadang sambil menonton pertunjukan tari tradisional.

(Rekomendasi: Old Chiang Mai Cultural Center di Hai ya Road seharga 570 baht untuk dewasa dan 285 baht untuk anak-anak).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here